BERITA TIMNAS

Dituduh Terorisme dan Sempat Ditahan, Polisi Diraja Malaysia Bebaskan 2 Suporter Timnas Indonesia

Dua dari tiga suporter Indonesia yang ditahan oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM) akhirnya resmi dibebaskan.

AFC
Para suporter Timnas U16 Indonesia memberikan dukungan saat menghadapi Vietnam, Senin (24/9/2018) di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur. 

Dituduh Terorisme dan Sempat Ditahan, Polisi Diraja Malaysia Bebaskan 2 Suporter Timnas Indonesia

TRIBUNBATAM.id - Dua dari tiga suporter Indonesia yang ditahan oleh Polis Diraja Malaysia (PDRM) akhirnya resmi dibebaskan.

Dua suporter asal Indonesia, Iyan Prada Wibowo dan Rifki Choirudin, akhirnya bisa bernafas lega setelah dibebaskan oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM) pada Minggu (24/11/2019).

Kedua orang suporter timnas tersebut awalnya ditangkap atas tuduhan melakukan ancaman teror bom yang diunggah di media sosial.

Kabar dibebaskannya dua dari suporter yang ditangkap oleh pihak kepolisian Malaysia tersebut pertama kali diunggah oleh akun instagram resmi Aliansi Suporter Indonesia Malaysia (ASIM).

Dalam unggahan video tersebut terlihat Iyan Prada Wibowo dan Rifki Choirudin keluar dari gedung kepolisian Malaysia menumpang mobil sedan hitam.

Fakta-fakta Suporter Indonesia Ditusuk & Dikeroyok; di Malaysia, Ini Penjelasan Kemenpora RI

757 Kepri Jaya FC vs Persimuba Sekayu, Laskar Melayu Optimistis, Persimuba Tampil All Out

Hasil Liga 1 2019 - Persebaya Tekuk Persipura 1-0, Gol David da Silva jadi Penentu Kemenangan

Saat keluar gerbang kantor kepolisian, keduanya membuka jendela dan menunjukkan gestur terima kasih atas apa yang telah dilakukan oleh berbagai pihak untuk membebaskan mereka.

Dalam unggahan video tersebut, ASIM juga menerangkan bahwa kedua suporter tersebut berhasil bebas dengan jaminan.

Setelah terbebas dari segala tuduhan yang ada, keduanya bisa pulang ke Tanah Air kapan saja.

Halaman
12
Editor: Danang Setiawan
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved