Unik, Hanya di kafe Ini Bisa Makan Sambil Melihat Gimana Sampah Diproses

kafe unik ini dibuka persis di sebelah tempat pembakaran sampah Musashino Clean Center.

Unik, Hanya di kafe Ini Bisa Makan Sambil Melihat Gimana Sampah Diproses
via Strait Times
Gomi Pit, kafe yang dibangun di sebelah tempat pembakaran sampah 

TRIBUNBATAM.id - Kalau kebanyakan pemilik usaha membangun tempat makan atau nongkrong di mall ataupun kawasan strategis lain, hal itu ternyata nggak berlaku untuk sebuah bar di Tokyo bernama Gomi Pit.

Seperti dilansir HAI dari Strait Times, kafe unik ini dibuka persis di sebelah tempat pembakaran sampah Musashino Clean Center.

Menariknya lagi, sang pemilik sengaja mengarahkan meja para pengunjung ke arah tempat pembakaran sampah, sehingga mereka secara mau nggak mau harus makan ataupun minum sembari melihat limbah dibakar dari balik kaca bening.

Ramalan Zodiak Besok Selasa 26 November 2019, Gemini Banyak Tugas, Libra Tebar Pesona

Oppo A5 2020 Pilihan Hape Rp 2 Jutaan yang Cocok Buat Gaming, Ini Daftar Hape Lainnya

Gomi Pit, kafe yang dibangun di sebelah tempat pembakaran sampah.
via Strait Times
Gomi Pit, kafe yang dibangun di sebelah tempat pembakaran sampah.

Jenis sampahnya pun beragam, mulai dari tas belanja, pakaian bekas, plastik berbagai jenis ukuran, hingga barang-barang rumah tangga lainnya.

Bukan tanpa alasan, bar ini sengaja didirikan di samping tempat pembakaran sampah dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran para pengunjung mengenai banyaknya limbah yang dihasilkan dari kegiatan mereka sehari-hari.

Selain meningkatkan kesadaran para pengunjung akan limbah, melalui adanya bar ini, pemilik yang sekaligus merupakan pejabat setempat memiliki maksud untuk mempromosikan teknologi canggih pengolahan sampah daerahnya.

Salah satu pengunjung bar, Tomioka mengaku selama ini sudah mematuhi proses pengelolaan sampah yang dianjurkan pemerintah setempat, akan tetapi muncul niat lain seusai berkunjung ke Gomi Pit.

"Aku suka memasak, itu adalah hobiku. Mulai saat ini, aku akan mencoba untuk meminimalasi limbah makanan. Itu keputusanku setelah melihat ini," ujar Tomioka.

Wah, menarik juga ya! Kalau pendapat kalian sendiri gimana, setuju nggak kalau bar serupa dibuka di Indonesia sob? (*)

Editor: Rio Batubara
Sumber: Hai
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved