Jadi Buronan Polisi, Kades Mopaano Ini 'Nyamar' Jadi Buruh Penebang Kayu di Batam

Samsudin kabur meninggalkan empat istri dan tujuh anaknya di Sulawesi Tenggara. Dia ditetapkan jadi tersangka dan masuk DPO sejak 2017 lalu

Jadi Buronan Polisi, Kades Mopaano Ini 'Nyamar' Jadi Buruh Penebang Kayu di Batam
tribunbatam.id/ian sitanggang
Foto Kades Mapaano, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Entah apa yang ada di pikiran Samsudin Opa.

Sudahlah memiliki posisi yang terbilang bagus di Sulawesi Tenggara, dia malah tersangkut kasus hukum.

Di daerahnya waktu itu, Samsudin Opa menjabat Kepala Desa Mopaano. Bukan satu periode, tapi dua periode.

Mendekati akhir jabatannya di periode kedua, Samsudin Opa membawa kabur uang dana desa sebanyak Rp 491 jutaan.

Uang itu seharusnya digunakan untuk pembangunan di Desa Mopaano.

Tiga Tahun Buron, Kades Mopaano Diamankan di Batam Saat Mencari Kayu



Samsudin kabur meninggalkan empat istri dan tujuh anaknya di Sulawesi Tenggara.

Setelah Samsudin melarikan diri, polisi menetapkannya sebagai tersangka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) sejak 2017 lalu.

Selama waktu itu, polisi tetap melakukan pencarian terhadap Samsudin.

Akhir pelariannya, Samsudin ditangkap di Batam.

Jika di Desa Mopaano dia menjabat Kepala Desa, tidak di Batam.

Buronan Amerika Kabur dari Imigrasi Bali, Pelaku Terlibat Skimming Rp 7 Triliun

Dia banting stir menjadi buruh penebang kayu.

Polres Buton, Sulawesi Tenggara bekerja sama dengan Polsek Batuaji mengamankan mantan kepala desa ini dari tempat persembunyiannya di daerah Sembulang, setelah tiga tahun DPO oleh Polres Buton, Sulawesi Tenggara.

Penangkapan Samsudin Opa, dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polres Buton Iptu Najamuddin pada Minggu (24/11/2019) dibantu unit Reskrim Polsek Batuaji.

Najamuddin menjelaskan kronologis kejadian dimana Samsudin, melarikan diri dari Buton, Sulawasi Tenggara pada tahun 2017 lalu, setelah melakukan pencairan dana desa dari Bank di Buton.

Halaman
123
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved