Pilgub Kepri

Ajudan Bantah Ismeth Abdullah Berpasangan dengan Istri Walikota Batam di Pilkada Kepri

Nur menegaskan, bakal calon gubernur Kepri Ismeth Abdullah akan mengumumkan pasangannya di Pilgub Kepri pada akhir Desember 2019 ini.

Ajudan Bantah Ismeth Abdullah Berpasangan dengan Istri Walikota Batam di Pilkada Kepri
tribunbatam.id/endra kaputra
Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Kepri Remon beserta pengurus menerima pengembalian berkas pendaftaran langsung oleh Ismeth Abdullah. Ajudan Ismeth Abdullah, Nur membantah kabar yang menyebutkan Ismeth berpasangan dengan istri Walikota Batam, Marlina Agustina Rudi. 

TRIBUNBATAM.id,TANJUNGPINANG - Kabar Mantan Gubernur Kepri, Ismeth Abdullah berpasangan dengan istri Walikota Batam, Marlin Agustina Rudi dibantah ajudan Ismeth Abdullah, Nur.  

Ia menegaskan, Ismeth Abdullah akan mengumumkan pasangannya pada akhir Desember 2019 ini. 

"Tidak benar, hoaks itu," katanya Kamis (28/11/2019).

Data yang dihimpun tribunbatam.id, Ismeth Abdullah telah mendaftar ke sejumlah partai politik di Kepri.

Sejumlah partai tersebut diantaranya Partai Golkar, Gerindra dan Partai Demokrat.

Tidak hanya ke sejumlah partai politik, Ismeth Abdullah pun intens bersilaturahmi dengan warga Kepri. 

The Return of Ismeth Abdullah, Make Sure Forward in the 2020 KEPRI Pilgub Im Not a Thief

Salah satunya, pertemuan dengan tokoh masyarakat di Hotel Pusat Informasi Haji (PIH) Batam Centre,  Batam, Kepri, Kamis (11/7/2019).

Ismeth Abdullah mengatakan, sudah dorongan dari sejumlah pihak terus mengalir agar ia bertarung pada Pilkada Kepri 2020.

"Dua bulan saya didorong-dorong. Apa kita mau Kepri seperti ini? Negeri kita kaya tapi kita miskin. Saya manfaatkan sisa hidup saya. Dulu (2010) Pertumbuhan ekonomi Kepri 10-12 persen. Tertinggi ketiga se-Indonesia saat itu," kata Ismeth Abdullah.

Ismeth Abdullah juga menyayangkan arah pembangunan Provinsi Kepri ke arah yang menurutnya kurang baik.

Ia pun ingin Kepri dapat bangkit. "Lihat Dompak. Dulu master plan cantik sekali. Lihat sekarang, Kepri tidak punya stadion. Bagaimana kita bisa sebagai tuan rumah PON? Salah urus. Mau dibiarkan? Saya ingin Kepri bangkit bersama bapak/ibu," katanya.

Dalam sambutan Ismeth, ia sempat mengingat status terpidana yang ada di pundaknya.

INI Penampakan Si Gosi Gonggong Demokrasi, Maskot Pilkada Kepri 2020

Ismeth Abdullah menilai, sampai detik ini sepersen pun tak menikmati uang sebagaimana tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Tahun 2010 saya kena musibah, kasusnya terjadi 2004. Waktu itu memasuki periode ke-2 saya. Digoreng terus. Saya tidak pernah OTT. Waktu di Batam, kebakaran bisa dua hari sekali. Sehingga perlu pemadam kebakaran. Deputi saya suruh buat telaah. Saya paraf di situ. Menurut Jaksa ya gara-gara itu. Saya tidak ada menerima uang. Gara-gara paraf. Jadi lah begini," ungkapnya.

Sampai saat ini, belum ada satu partai yang telah mengumumkan nama yang akan didukung dalam Pilgub Kepri 2020. Ismeth Abdullah pun juga belum menentukan sikap, apakah maju sebagai independen atau melalui lewat partai politik.(tribunbatam.id/endrakaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved