ANAMBAS TERKINI

WADUH, Kabupaten Kepulauan Anambas Masuk Zona Merah dari Ombudsman

Dari survei standar pelayanan publik Ombudsman, Kabupaten Kepulauan Anambas memperoleh 49,36, terendah kedua setelah Kabupaten Lingga sebesar 48,13.

WADUH, Kabupaten Kepulauan Anambas Masuk Zona Merah dari Ombudsman
tribunbatam.id/istimewa
Pemberian predikat kepatuhan dalam standar pelayanan publik ke Pemerintah Kabupaten Karimun oleh Ombudsman di hotel JS Luwansa Jakarta (27/11/2019) lalu. Kabupaten Kepulauan Anambas masuk ke dalam zona merah berdasarkan survei yang dilakukan oleh Ombudsman. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kabupaten Kepulauan Anambas mendapat rapor merah dari Ombudsman Republik Indonesia. 

Ini terkait survei kepatuhan standar pelayanan publik terhadap Kementerian, lembaga dan pemerintah daerah.

Dari survei yang dilakukan, Kabupaten Kepulauan Anambas memperoleh nilai 49,36, terendah kedua setelah Kabupaten Lingga sebesar 48,13. 

Ada lima kabupaten di Provinsi Kepri yang disurvei pada tahun 2019. Selain Anambas dan Lingga, ada Kabupaten Natuna, Bintan dan Kabupaten Karimun. 

Kabupaten Natuna mendapatkan nilai 66,90 masuk zona kuning, sementara Kabupaten Karimun memperoleh nilai tertinggi.  

"Metode penilaian berdasarkan variabel dan indikator standar pelayanan publik dalam Undang-undang nomor 25 tahun 2009," ujar Kepala Perwakilan Ombudsman Kepulauan Riau, Lagat Parroha Patar Siadari.

Pemprov Kepri Boleh Tarik Retribusi Labuh Jangkar, Ini Pesan Ombudsman Agar Tak Salah Langkah

Pemberian predikat kepatuhan ini dilaksanakan secara nasional di hotel JS Luwansa Jakarta (27/11/2019) lalu.

Pemberian predikat kepatuhan ini sebelumnya pernah dilakukan pada 2018 lalu. 

Kota Batam dan Tanjugpinang memperoleh predikat kepatuhan tinggi dalam standar pelayanan publik pada layanan publik Provinsi Kepri

Menurut Lagat, keberhasilan kedua kabupaten menperoleh predikat kepatuhan tinggi standar pelayanan publik tersebut tidak terkepas dari pembinaan yang dilakukan Ombudsman perwakilan Kepri selama 4 tahun belakangan.

Halaman
12
Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved