Breaking News:

HARI AIDS SEDUNIA

CURHAT Pilu Ibu Rumah Tangga Penderita AIDS (ODHA) di Batam, Frustasi Karena Dijauhi

Seorang ibu rumah tangga di Batam berbagi kisah pilunya selama menyandang status Orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Tertular dari suami, kini dia dijauhi.

Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA/FREEPIK.COM
Ilustrasi ODHA 

CURHAT Pilu Ibu Rumah Tangga Penderita AIDS (ODHA) di Batam, Frustasi Karena Dijauhi

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tak mudah bagi seorang yang menyandang status ODHA atau Orang dengan HIV/AIDS hidup bersama orang kebanyakan yang hidupnya normal.

Stigma negatif yang disematkan pada ODHA membuat para pengidap AIDS harus merasakan perihnya menjalani diskriminasi dari warga.

Diskriminasi terhadap mereka tak berhenti dan dianggap sebagai wabah yang harus dihindari ataupun dijauhi.

Akibatnya, banyak di antara penyandang ODHA yang akhirnya putus asa, minder dan frustrasi menjalani hidup sehari-hari.

Itulah yang dirasakan para pengidap penyakit HIV/AIDS ini.

Pengidap HIV/AIDS ini menyampaikan rasa pilu yang dihadapinya dalam melalui kehidupan sehari-hari kepada TRIBUNBATAM.id, Sabtu (30/11/2019). 

Mawar (samaran) seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), mengaku sedih, lantaran sikap diskriminatif yang ia dapati kini.

 HARI AIDS SEDUNIA - Para Suami, Jangan Bikin Keluarga Anda Sengsara



Tidak hanya dari orang lain ataupun lingkungannya, bahkan ia juga dijauhi keluarganya.

"Sebenarnya kami tidak mau merasakan ini, justru kami dijauhi oleh masyarakat. Lebih parahnya orang-orang terdekat juga demikian. Bahkan keluarga kami pun sampai-sampai menjaga jarak serasa memutus tali persaudaraan," ungkap Mawar dengan nada sedih.

Sembari duduk di kursi ruang tunggu klinik Volentir Conseling Test (VCT) HIV/AIDS Rumah Sakit Embung Fatimah, Sagulung, Mawar menceritakan awal mula ia mengidap penyakit tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved