Mengungkap SOSOK Polwan Pertama di Indonesia, Jenderal Polisi Brigjen Pol.Purn Jeanne Mandagi

Sang Polwan pernah menjabat sebagai Kasi Binapta Polda Metro Jaya kemudian jadi Hakim Mahkamah Milite

Mengungkap SOSOK Polwan Pertama di Indonesia, Jenderal Polisi Brigjen Pol.Purn Jeanne Mandagi
dok/KOMPAS/ROBERT ADHI KUSUMAPUTRA (KSP)
SOSOK Polwan, Jenderal Polisi Pertama Brigjen Pol.Purn Jeanne Mandagi, Polisi Wanita Suka Dansa 

TRIBUNBATAM.id - Tahukah Anda polisi wanita (Polwan) pertama yang menjadi jenderal polisi?

Dia lah Brigjen Pol. (Purn) Jeanne Mandagi.

Jeanne menjadi sosok inspiratif karena capaiannya itu. Ia mengatakan bahwa Polwan harus tangguh dan profesional serta bisa menjadi mitra kerja yang sejajar dengan polisi pria.

"Jangan cuma menjadi bunga penghias ruangan kerja saja," ujar Mandagi pada sebuah wawancara di RRI Purwokerto dalam Harian Kompas edisi 2 September 1994.

Wanita kelahiran Manado, 2 April tahun 1937 itu menamatkan pendidikan dasar dan menengahnya di SD dan SMP yang dikelola biarawati Katolik Manado.

 Pada 1952, ia melanjutkan pendidikannya di SMA Santa Urusula Jakarta.

Setelah itu, Jeanne masuk ke Fakultas Hukum Universitas Indonesia dan lulus tahun 1963.

Lulus dari sana, Jeanne memutuskan masuk polisi dan diangkat menjadi Polwan sejak 1 Desember 1965.

Ia melanjutkan pendidikannya dengan mengikuti Kursus Peradilan Militer tahun 1966.

Empat bulan kemudian, ia mengemban tugas sebagai Kepala Sekksi Hukum Polda Maluku.

Kemudian berturut-turut menjabat Asisten V, Oditur, dan Hakim Polri.

Semuanya di Polda Maluku hingga 1969.

Pada 1970, Jeanne menjabat sebagai Kasi Binapta Polda Metro Jaya kemudian memikul tugas sebagai Hakim Mahkamah Militer wilayah Jakarta-Banten.

Empat tahun kemudian, tahun 1974 ia mengikuti kursus "United Nations Regional Course on the Control of Narcotics".

Halaman
123
Editor: Aminudin
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved