Angkasa Pura II Jadi Pemegang Saham di PT Gapura Angkasa, Akan Patuh Perintah Menteri BUMN

Menteri BUMN Erick Thohir sepertinya langsung tancap gas setelah mendapatkan amanah untuk menjadi Menteri BUMN oleh Presiden Joko Widodo.

Angkasa Pura II Jadi Pemegang Saham di PT Gapura Angkasa, Akan Patuh Perintah Menteri BUMN
TRIBUNBATAM.id/Ganjar Witriana
Sukses di Asian Games, Erick Thohir ditunjuk untuk pimpin Timses Jokowi-Ma'ruf 

TRIBUNNEWS.COM Menteri BUMN Erick Thohir sepertinya langsung tancap gas setelah mendapatkan amanah untuk menjadi Menteri BUMN oleh Presiden Joko Widodo.

PT Angkasa Pura II (Persero) resmi menjadi pemegang saham pengendali di PT Gapura Angkasa dengan kepemilikan 46,62 persen saham.

Perseroan menyatakan siap memacu kinerja PT Gapura Angkasa agar dapat lebih optimal dalam mendukung industri penerbangan nasional.

Polisi Bongkar Pabrik HP Ilegal, Pekerja Disana Cuma Digaji Rp 800 Ribu

KPK Akan Selidiki Keterlibatan Anak Megawati yang di Sebut Dalam Sidang Impor Bawang Putih

Adapun strategi guna mewujudkan efisiensi tersebut di antaranya dengan menyinergikan lini bisnis operator bandara yang dijalankan PT Angkasa Pura II dengan lini bisnis ground handling dari PT Gapura Angkasa.

“Konsep besarnya adalah Portfolio Alignment, artinya penyesuaian dan konsolidasi lini usaha antara lini bisnis airport operator dan ground handling operator,” ujar Muhammad Awaluddin.

Sidang Perdana Gubernur Kepri Non Aktif Nurdin Basirun, Dayat Berikan Dukungan Untuk Ayahnya

Muhammad Awaluddin mengatakan, PT Gapura Angkasa juga akan menerapkan konsep Smart and Connected Airport yang selama ini sudah dilakukan PT Angkasa Pura II, agar keseluruhan operasional bandara dapat berjalan secara efisien dan efektif.

“Fokus kedepan adalah mengintegrasikan implementasi Smart and Connected Airport dalam satu ekosistem antara airside operation dan landside operation pada operasi bandar udara,” ungkap Muhammad Awaluddin.

Lebih lanjut, PT Angkasa Pura II dan PT Gapura Angkasa juga akan bersinergi dalam mengembangkan bisnis. Hal ini merupakan strategi PT Angkasa Pura II dalam mendorong peningkatan bisnis nonaeronautika dengan mengejar bisnis baru (new wave business).

“Ke depannya, melalui program sinergi group, PT Angkasa Pura II dan PT Gapura Angkasa akan memperluas cakupan portofolionya pada passenger services and operation, infrastructure services, termasuk cargo & special cargo handling,” jelas Muhammad Awaluddin.

PT Gapura Angkasa adalah salah satu penyedia jasa ground handling terbesar di Indonesia serta memiliki prospek untuk lebih berkembang ke depannya.

Pada 2018, PT Gapura Angkasa beroperasi di lebih dari 55 bandara di Indonesia, menangani sebanyak 80 juta penumpang pesawat dan 59 juta bagasi penumpang, serta mencatatkan tingkat on time performance dari maskapai yang dilayani mencapai 99,44%.

Selain ground handling, jasa yang disediakan PT Gapura Angkasa antara lain pergudangan (warehousing) dan layanan kargo.

Saat ini pemegang saham di PT Gapura Angkasa adalah PT Angkasa Pura II (46,62 persen), PT Garuda Indonesia Tbk (45,62 persen) dan PT Angkasa Pura I (7,76 persen).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Siap Patuhi Erick Thohir, Ini yang Dilakukan Angkasa Pura II ke Gapura Angkasa

Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved