Pelajar SMP Ditetapkan Sebagai Tersangka Setelah Bacok Pria 18 Tahun

Dua pelajar yang masih duduk di bangku SMP ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Kedua pelaku diketahui membacok seorang Pria hingga me

Pelajar SMP Ditetapkan Sebagai Tersangka Setelah Bacok Pria 18 Tahun
Istimewa
ILUSTRASI Penganiayaan dengan pembacokan 

TRIBUNBATAM.id - Dua pelajar yang masih duduk di bangku SMP ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Kedua pelaku diketahui membacok seorang Pria hingga meninggal dunia.

Dua siswa SMP RK (15) dan RA (14) resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Yogyakarta.

Kedua pelajar tersebut merupakan pelaku pembacokan terhadap Mohammad (18) di Jalan Ireda, Gondomanan Minggu (1/12/2019) sekitar pukul 02.30.

Pos SAR Tunggu Koordinasi Bea Cukai, Cari Korban Tabrakan di Laut

KPK Akan Selidiki Keterlibatan Anak Megawati yang di Sebut Dalam Sidang Impor Bawang Putih

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Sutikno mengungkapkan motif pelaku ada mencari musuh.

Dua pelaku dan 10 temannya berkeliling Kota Yogyakarta untuk melakukan tindak kejahatan.

"Motifnya memang mereka cari musuh. Korban dan pelaku kan tidak saling kenal, jadi sasarannya acak saja. Dua anak resmi menjadi Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), kalau untuk dewasa tersangka kalau untuk anak adalah ABH,"katanya saat dikonfirmasi media, Senin (2/12/2019).

Seniman dan Disbudpar Kota Batam Bentuk Komisi Film Daerah di Batam

Aipda Supriadi Alias Joker Polisi Milenial yang Dicari Kapolda Kepri Ternyata Seorang Slankers

"Yang 10 temannya kami periksa sebagai saksi. Bagi yang 10 ini, akan mendapat pembinaan dari Satbinmas Polresta, mungkin seminggu atau dua minggu. Bukan berarti kita melepas begitu saja,"sambungnya.

Ia melanjutkan, gerombolan pelajar tersebut tergabung dalam kelompok tertentu, dimana kegiatan kelompok tersebut cenderung negatif.

Menurut dia, aksi pembacokan yang dilakukan merupakan langkah untuk menjaga eksistensi kelompok tersebut.

Saat ini pihaknya tengah melakukan pengembangan. Sebab dalam hari yang sama ada informasi tindak kejahatan.

"Anak-anak memang masuk dalam sebuah geng, untuk eksistensi, memang kegiatannya seperti itu. Makanya Polresta lakukan pembinaan, supaya mereka tidak lagi ikut geng. Kami masih lakukan pendalaman, apakah anak-anak ini melakukan tindak kejahatan di tempat lain. Tetapi saat ini baru ada laporan yang terjadi kemarin,"lanjutnya.

Ia berharap orangtua dan sekolah bisa bersama-sama mencegah hal serupa terjadi.(TRIBUNJOGJA.COM)

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul BREAKING NEWS: Pelajar SMP Jadi Tersangka Pembacokan di Jalan Ireda

Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved