Hari Jadi Kota Batam 2019, Tradisi Ziarah Rutin Hingga Harapan Bangkitnya Investasi

Ada harapan dan tradisi yang biasa dilakukan saat Hari Jadi Kota Batam.

Hari Jadi Kota Batam 2019, Tradisi Ziarah Rutin Hingga Harapan Bangkitnya Investasi
tribunnewsbatam.com, taufan wijaya
Sidang paripurna istimewa Hari Jadi Kota Batam dengan potong tumpeng dihadiri walikota dan tokoh Kepri.

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Hari Jadi Kota Batam 2019 ke-190 akan dirayakan tanggal 18 Desember.

Ada tradisi yang biasa dilakukan setiap peringatan Hari Jadi Kota Batam setiap tahunnya. 

Salah satunya ziarah ke makam zuriah Nong Isa, di Kecamatan Nongsa. 

Para pejabat Pemerintah Kota Batam dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam menyempatkan diri untuk mengunjungi dan berziarah ke lokasi ini. 

Dilansir dari berbagai sumber, Kota Batam dibentuk  sejak 18 Desember 1829 berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 34 Tahun 1983. 

Kota Batam berbatasan dengan sejumlah negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia. 

ZIARAH - Wali Kota Batam Rudi bersama Wawako Batam Amsakar Achmad ziarah ke makam zuriah Nong Isa di Nongsa, Batam, Jumat (14/12/2018)
ZIARAH - Wali Kota Batam Rudi bersama Wawako Batam Amsakar Achmad ziarah ke makam zuriah Nong Isa di Nongsa, Batam, Jumat (14/12/2018) (Humas Pemko Batam)

Raja Nong Isa diketahui membangun Batam. 

Dijelaskan, Raja Isa (Nong Isa) adalah putra dari Raja Ali Marhum Pulau Bayan yang Dipertuan Muda V.

Dalam literatur sejarah, Raja Isa Ibni Raja Ali Marhum Pulau Bayan yang Dipertuan Muda V memegang perintah atas Nongsa dan Rantaunya selama lima tahun.

Perintah dikeluarkan oleh Komisaris General sekaligus Residen Riau atas nama Sultan Abdul Rahman Syah (1812-1832) dan yang Dipertuan Muda Riau VI Raja Jakfar (1808-1832) pada tanggal 22 Jumadil Akhir 1245 H bertepatan dengan hari Jumat, 18 Desember 1829 M.

Halaman
123
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved