Mobile Legends Terbaru

Indonesia Berpeluang Jadi Trendsetter Esports Mobile Legends Tingkat Dunia, Ini Alasannya

Indonesia berpeluang menjadi trendsetter esports Mobile Legends tingkat dunia, berikut 5 alasannya.

Indonesia Berpeluang Jadi Trendsetter Esports Mobile Legends Tingkat Dunia, Ini Alasannya
istimewa
Alasan Indonesia Berpeluang Jadi Trendsetter Esports Mobile Legends Tingkat Dunia 

3. Penetrasi Pasar Gamer di Satu Negara 

Untuk MLBB di Indonesia, ekosistem esports-nya memang dibangun setelah gamenya dimainkan banyak orang dan komunitasnya terbangun. 

“Saat itu kami juga sudah memegang data retention rate para gamer di seluruh dunia yang menunjukkan bahwa gamer memang suka bermain game MOBA dan ada potensi besar di Asia Tenggara.” ujar Lucas saat bercerita tentang awal mula esports MLBB di Indonesia

“Sejak awal dirilis, kami juga sudah merasakan perkembangannya karena melihat dua hal. Pertama, banyak orang memperbincangkan MLBB di media sosial dan kami melihat gamer ternyata suka sekali bermain MOBA di ponsel mereka masing-masing. Kedua, dari data yang kami punya saat itu, angka retention-nya sungguh menakjubkan. Data itu menunjukkan banyak sekali gamer yang memainkannya setiap hari.” 

Sampai artikel ini ditulis, Indonesia masih menyumbangkan pemain dan fans esports terbanyak untuk MLBB jika dilihat dari data viewer M1 World Championship 2019 kemarin, dimana penonton dari Indonesia mencapai 5x lipat lebih banyak dari penonton streaming berbahasa Inggris

Tercatat 105 Kasus Korupsi Sepanjang 2014-2019, Libatkan Pejabat Tinggi Daerah

Jumlah pemain MLBB yang masif di Indonesia membuat ekosistem esports-nya jadi nggak pernah kekurangan talenta-talenta muda yang berbakat.

Jumlah pemain MLBB di Indonesia jugalah yang membuat ekosistem esports MLBB jadi yang paling dinamis di tanah air jika dibandingkan dengan game-game lainnya di sini.

Frans “Volva” Riyando, salah satu shoutcaster untuk MPL Indonesia sejak Season 1 mengatakan, “Kalau saya bilang, game ini (MLBB) adalah game yang pro rakyat. Bukan cuma memperkuat dan memperbanyak event besar di ibu kota, dari awal Moonton juga menghidupkan komunitas-komunitas kecil di berbagai daerah. Bahkan komunitas-komunitas ini sekarang juga bisa berjalan sendiri tanpa bantuan.” 

Menurutnya juga, game-game esports lain jadi tak lagi dinamis karena memang kehabisan suplai pemain baru.

4. Standarisasi Ekosistem Esports Lintas Negara 

Halaman
1234
Editor: Mona Andriani
Sumber: Gridgames.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved