HARI ANTI KORUPSI 2019

Jelang Peringatan Hari Anti Korupsi, Menkeu Sri Mulyani Ingatkan Dirjen Pajak dan Bea Cukai

Menjelang peringatan hari Anti Korupsi sedunia yang diperingati setiap tanggal 9 Desember, Menteri Keuangan Sri Mulyani memngingatkan Dirjen Pajak dan

kompas.com
Minister of Finance, Sri Mulyani 

TRIBUNBATAM.id - Menjelang peringatan hari Anti Korupsi sedunia yang diperingati setiap tanggal 9 Desember, Menteri Keuangan Sri Mulyani memngingatkan Dirjen Pajak dan Dirjen Bea Cukai untuk berhati-hati.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Senin (3/12/2019).

Tidak hanya itu, ia juga menceritakan terkait banyaknya makelar yang sering membawa amplop ke kementerian untuk mempercepat kepengurusan DIPA.

2 Kejadian Dalam Sehari & Di Lokasi Sama, Sopir Taksi Kena Bogem, Tukang Ojek Kena Tendang

Namun hal tersebut terjadi pada 15 tahun yang lalu. Dan saat ini, situasi semakin kondusif dan hal seperti itu sudah tidak ada lagi.

Sekitar 15 tahun lalu, kementerian keuangan rentan akan "Amplop" sogokan dari para makelar.

Bahkan godaan itu sangat susah ditolak oleh para pegawi di Kementerian keuangan.

Namun dalam lima tahun terakhir, hal seperti itu sudah tidak ada lagi, seperti yang diceritakan Menkeu Sri Mulyani.

 Anggota Dewan Curigai Permainan Direklamasi Pulau Janda Berhias dan Pulau Seraya

 Dikenal Sebagai Konglomerat, Ardi Bakrie Mau ke Dapur dan Masak untuk Nia Ramadhani

 Ini Syarat Calon Perseorangan Ikut Pilbup Karimun 2020

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam peringatan Hari Anti Korupsi mengisahkan sebuah pelayanan di Kementerian Keuangan pada 15 tahun silam yang begitu kental akan penerimaan "amplop" dari para makelar.

Banyak para lobbyist ditemukan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan.

 Viral Curhat Istri Sah yang Suaminya Nikah Lagi sama Wanita Lain: Kenapa Air Mata Ini Terus Keluar?

 Pemilik Bisnis Kosmetik Ilegal di Tiban Lengkapi Ruko dengan Banyak CCTv, Ini Cerita Warga

"Saya dulu pergi ke Priok dikasih tahu sama Pak Heru (Dirjen Bea Cukai), dulu gedungnya semua ruangan isinya bawa map, calo-calo. Duduk sampai ke tangga-tangga beleber. Anda bisa bayangkan calo itu tidak hanya bawa dokumen, di bawahnya ada amplopnya. Bagi siapa amplopnya paling tebal ya itu mapnya ditaruh paling atas," kata Srimul di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Halaman
12
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved