Lion Air Group Perkuat Operasional Penerbangan, Lantik 97 Awak Pesawat

Pengangkatan terdiri dari 37 pilot, 30 kopilot dan 30 pimpinan awak kabin. Dengan pengangkatan ini memperkuat lebih dari 5.600 air crew Lion Air Group

Lion Air Group Perkuat Operasional Penerbangan, Lantik 97 Awak Pesawat
istimewa
Suasana saat pelantikan 97 awak pesawat Lion Air Group 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group telah mengukuhkan awak pesawat (air crew) dalam rangka promosi jabatan

Pengangkatan terdiri dari 37 pilot (initial captain), 30 kopilot (first officer) dan 30 pimpinan awak kabin (senior flight attendant). 

Dengan pengangkatan tersebut, memperkuat lebih dari 5.600 air crew Lion Air Group di Indonesia.

Upacara dilakukan oleh Chief Executive Officer (CEO) Batik Air, Capt. Achmad Luthfie beserta manajemen masing-masing airlines. 

“Langkah ini sekaligus memberikan kebanggaan dan penghargaan, sehingga diharapkan mampu menjawab tantangan penugasan dalam mengemban misi perusahaan dalam menjalankan operasional setiap hari,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, Selasa (2/12/2019) dalam rilis yang diterima Tribunbatam.id. 

Begini Persiapan Maskapai Lion Air Jelang Natal dan Tahun Baru 2020




Danang menyampaikan, bahwa pelantikan tersebut adalah kesempatan bagi awak pesawat untuk maju di dalam perusahaan melalui naik pangkat. 

“Para kru pesawat harus mempertahankan lisensi dan mengaplikasikan sistem kinerja profesional,” ujarnya. 

Peran tersebut adalah profesi berkarakteristik sendiri, didorong kemauan dan kemampuan bekerja melayani para penumpang atau tamu di setiap perjalanan udara sebagai bentuk peningkatan mutu layanan.

Pelantikan itu diwujudkan dalam upaya meningkatkan kualitas seluruh semuber daya manusia.

Dari sisi operasional, Lion Air Group sangat fokus mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di setiap lini, termasuk awak pesawat dengan memanfaatkan maksimal pusat pelatihan Lion Air Group Training Center dan sembilan simulator. 

10 Penerbangan Lion Air Dari Hang Nadim Batam Delay 8 Jam, Begini Penjelasan Maskapai

Dalam strategi pengembangan SDM, Lion Air Group mempunyai pandangan tegas bahwa kemampuan, kepandaian, keterampilan, bakat serta potensi diri harus selalu dilakukan penyegaran (recurrent), pembinaan dan regenerasi. 

Danang menilai, semua awak pesawat wajib disiplin mematuhi aturan perusahaan, Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil (PKPS) atau Civil Aviation Safety Regulation Republik Indonesia (CASR RI). 

“Hal itu untuk memastikan keselamatan penerbangan kepada penumpang, kru bertugas (on duty) serta pihak lain,” tuturnya. 

Sejalan membentuk kualitas air crew, Lion Air Group melakukan beragam inovasi dan transformasi, salah satunya mendatangkan pesawat baru (aircraft rejuvenation).

(*/Tribunbatam.id/Nabella Hastin Pinakesti

Penulis: Nabella Hastin Pinakesti
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved