TANJUNGPINANG TERKINI

Sinergi dengan Kementerian, Pemprov Kepri Luncurkan Calender of Events Kepri 2020

Ada 200 iven yang diluncurkan dalam Calender of Events Kepri 2020 di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata Jakarta yang dihadiri oleh Isdianto.

Sinergi dengan Kementerian, Pemprov Kepri Luncurkan Calender of Events Kepri 2020
tribunbatam.id/istimewa
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepri, Isdianto saat meresmikan Calender Of Events Kepri 2020 di Ruang Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata Jakarta, Kamis (5/12) pagi. Ada 200 iven yang diluncurkan dalam kalender ini. Isdianto berharap, wisatawan mancanegara semakin betah di Kepri. 

TRIBUNBATAM.id,TANJUNGPINANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus bersinergi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman).

Wisman diupayakan untuk lebih lama tinggal untuk menikmati berbagai pesona Kepri. Memperbanyak kalender iven menjadi salah satu upaya untuk itu.

“Terima kasih kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas di-launcing-nya Calender of Event Pariwisata 2020 Provinsi Kepri. Apalagi Kepri merupakan provinsi yang paling pertama me-launcingnya,” kata Isdianto saat Launching Calender Of Events Kepri 2020 di Ruang Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata Jakarta, Kamis (5/12) pagi.

Sebanyak 200 iven diluncurkan pada kesempatan itu. Lima diantaranya merupakan iven nasional, seperti Tour de Bintan, Iron Man 70.3, Bintan Traiatlon, Festival Pulau Penyengat dan Kenduri Seni Melayu.  

Meski tidak masuk kalender nasional, sejumlah iven di Kepri banyak berskala besar dan melibatkan  belasan negara, seperti Marching Band Internasional Turnamen yang berhadiah hampir Rp1 miliar.

Ada juga iven Regatta yang diikuti yang diikuti puluhan yatcher internasional atau turnamem golf internasional dan lainnya.

Karena itu, Isdianto pun berharap iven-iven di Kepri ikut diviralkan Kemenpar dan Ekonomi Kreatif. Sehingga semakin banyak wisatawan yang melancong ke Negeri Segantang Lada ini. 

Kini, kata Isdianto, Kepri terus mengupayakan agar wisatawan lebih lama tinggal di Kepri. Tahun ini, rata-rata wisatawan berkunjung di Kepri 2,1 hari. Kepri ingin para wisatawan tinggal lebih lama menjadi 3-4 hari. Sehingga devisa semakin meningkat.

“Semakin banyak yang datang, tentunya akan menambah penghasilan dan menaikkan perekonomian masyarakat Kepri. Ini semua tidak bisa dilaksanakan hanya oleh pemerintah daerah, tanpa bantuan dan dorongan dari Kementrian,” kata Isdianto.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I, Rizki Handayani menegaskam Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sangat mendukung pariwisata Kepri. Karena itu Kepri merupakan provinsi pertama yang melaunching COE untuk 2020. 

Halaman
1234
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved