BATAM TERKINI

Tahir Ferdian Divonis Bebas, Hakim Putuskan Harkat dan Martabatnya Dipulihkan

Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam memvonis bebas Tahir Ferdian alias Lim Chong Peng. Sebelumnya Tahir dituntut 2,6 tahun penjara oleh JPU

Tahir Ferdian Divonis Bebas, Hakim Putuskan Harkat dan Martabatnya Dipulihkan
tribunbatam.id/leo halawa
Tahir Ferdian (tengah) didampingi pengacara Supriyadi SH MH dan Abdul Kodir Batubara SH saat diwawancarai wartawan usai sidang di Pengadilan Negeri Batam Kamis (5/12) siang 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam memvonis bebas Tahir Ferdian alias Lim Chong Peng, Kamis (5/12/2019) pagi.

Ketua majelis hakim Dwi Nuramanu didampingi anggota majelis Taufik Abdul Halim Nainggolan dan Yona Lamerosa Ketaren, mengetuk palu sidang atas perkara Tahir Ferdian.

Sebelumnya, Tahir Ferdian disidang karena dugaan penggelapan dalam jabatan.

"Membebaskan terdakwa dari dakwaan penuntut umum, membebaskan terdakwa dari seluruh dakwaan tersebut, memulihkan harkat serta martabat terdakwa, memerintahkan jaksa penuntut umum membebaskan terdakwa, barang bukti dikembalikan kepada terdakwa," kata Dwi Nuramanu saat membacakan putusan.

Hakim pada pengadilan tersebut membebaskan terdakwa Tahir dari pasal 372 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan.

Lakukan Penggelapan Dalam Jabatan, Tahir Ferdian Dituntut 2,6 Penjara

Dwi Nuramanu mengatakan, terdakwa tidak terbukti bersalah menggelapkan jabatan dalam menjual aset PT Taindo Citratama.

Pada sidang sebelumnya, jaksa penuntut umum menuntut Tahir dipidana dua tahun dan enam bulan.

Panasihat hukum terdakwa Tahir, Supriyadi SH MH dan Abdul Kodir Batubara SH sangat menerima putusan majelis hakim itu.

Ia mengatakan, apa yang telah diputuskan oleh hakim Pengadilan Negeri Batam sudah sesuai fakta hukum dan berkeadilan.

"Sebab dari awal kami yakin bahwa klien kami tidak menggelapkan jabatan seperti yang dituduhkan saudara JPU. Kami sangat apresiasi dengan hakim.

Terima kasih doa teman-teman juga semua. Allah SWT berada pada posisi yang benar, Insyaallah," ujar Supriyadi.

Sebelumnya, perkara ini berawal antara Tahir Ferdian sebagai Komisaris PT Taindo Citratama dan Direktur Ludjianto Taslim.

Keduanya sama-sama memiliki saham sebanyak 50 persen. Perusahaan yang bergerak di bidang produksi plastik yang berada di Sekupang sudah ada belasan tahun.

Hanya saja, menurut keterangan di persidangan tak jalan. Sekitar tahun 2016 terjadi selisih paham antara kedua nya, dan bergulir sampai ke pengadilan.

Perkaranya dicatat dengan nomor 731/Pid.B/2019/PN.Btm. Pada persidangan akhir, Tahir Ferdian dibebaskan dari segala tuduhan. Dari JPU diwakili Rosmalina Sembiring.


Tahir Ferdian Dituntut 2,6 Tahun Penjara

Pada persidangan sebelumnya, Jaksa penuntut umum (JPU), Rosmalina menuntut 2,6 tahun hukuman penjara dalam sidang kasus penggelapan dalam jabatan yang dilakukan terdakwa Tahir Ferdian alias Lim Chong Peng di Pengadilan Negeri Batam, Kamis (14/11/2019).

Halaman
1234
Penulis: Leo Halawa
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved