DAK Fisik Pendidikan 2020 Rp 18.334,6 Miliar, Nadiem Makarim Fokus Perbaiki Kompetensi Guru

Alokasi DAK Fisik Bidang Pendidikan Tahun 2020 yang dialokasikan melalui Kemendikbud Rp 18.334,6 miliar

DAK Fisik Pendidikan 2020 Rp 18.334,6 Miliar, Nadiem Makarim Fokus Perbaiki Kompetensi Guru
Tangkapan Layar YouTube/Najwa Shihab
Nadiem Makarim saat hadir di acara Mata Najwa On Stage, Semarang (30/11/2019) 

TRIBUNBATAM.id - Kemendikbud era Nadiem Makarim akan fokus pada pengembangan belajar mengajar di kelas serta memperbaiki kompetensi guru.

Sedangkan DAK fisik mulai 2021 akan akan diserahkan secara penuh kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

Penegasan itu tertuang Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (Biro PKLN) menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Usulan Rencana Kegiatan (URK) Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2020.

Pada rakor yang dihadiri perwakilan dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Sesjen Kemendikbud), Didik Suhardi, mengungkapkan pada bahwa tahun 2020 merupakan tahun terakhir DAK Fisik ditangani oleh Kemendikbud, karena mulai tahun 2021 akan diserahkan secara penuh kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

Dilansir dari Kemdikbud.go.id, pada rakor yang dihadiri perwakilan dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota se-Indonesia tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Sesjen Kemendikbud), Didik Suhardi, mengungkapkan pada bahwa tahun 2020 merupakan tahun terakhir DAK Fisik ditangani oleh Kemendikbud, karena mulai tahun 2021 akan diserahkan secara penuh kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR).

“Ke depan, Kemendikbud akan fokus pada perencanaan DAK Fisik dan fokus mengerjakan pengembangan proses belajar mengajar di kelas dan memperbaiki kompetensi guru sehingga tercapai percepatan pemerataan kualitas pendidikan, pada saatnya nanti betul-betul bisa kita laksanakan sebaik-baiknya dalam rangka mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, mari kita siapkan sebaik-baiknya DAK Fisik kita tahun ini,” ujar Didik saat memberikan arahan pada pembukaan Rakor Penyusunan Usulan Rencana Kegiatan Dana Alokasi Khusus Fisik Bidang Pendidikan Tahun Anggaran 2020, di Jakarta, Rabu (04/12/2019).

“Khusus untuk DAK Fisik kita tangani secara serius, karena ini untuk terakhir kalinya meskipun perencanaan tetap ada di Kemendikbud. Sekarang pun sudah mulai dilaksanakan walau belum semuanya. Bahkan untuk yang di pusat juga nanti akan diserahkan ke Kementerian PUPR,” tambahnya.

Perencanaan kali ini, kata Didik, akan sangat ketat dan terintegrasi sehingga dinas pendidikan harus memastikan bahwa suatu sekolah yang sudah diusulkan di DAK, tidak diusulkan di tempat yang lain, apabila ada pemeriksaan silang dan kalau ketahuan maka akan ditolak.

Di samping itu, apabila anggaran DAK Fisik sudah final maka tidak akan bisa direvisi lagi.

“Sekali lagi saya ingatkan agar bapak dan ibu untuk memastikan sebelum mengusulkan untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan kepala dinas. Pastikan bahwa yang bapak dan ibu usulkan itu sudah benar karena kalau sudah sekali diusulkan maka sudah tidak bisa diubah. Berbeda dengan tahun 2019 yang masih bisa direvisi sampai bulan Maret. Dengan ketentuan baru yang harus diikuti ini harapan saya nanti pelaksanaan bisa lebih baik,” kata Didik

Halaman
12
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved