BATAM TERKINI
Polresta Barelang Bentuk Tim SAR Terbatas, Sikapi Cuaca Ekstrem
Sesuai program pimpinannya, pihak Polresta Barelang pun sampai harus membentuk sebuah tim Search and Rescue (SAR) terbatas.
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sisa hujan Minggu (8/12/2019) pagi, masih tersisa. Ini dapat terlihat di tiga titik jalan raya Kota Batam.
Ketiga jalan itu adalah Jalan Yos Sudarso (depan Kodim 0316 Batam), Kampung Seraya, dan Jalan Borobudur Batam.
Di ruas jalan ini, beberapa pohon tumbang harus dievakuasi akibat mengganggu arus lalu lintas.
Belum lagi di jembatan layang (fly over) Laluan Madani Batam. Di situ, volume genangan air naik dan menyebabkan banjir.
Pasalnya, akibat hujan terus menerus salah satu saluran air tersumbat.
Beberapa kejadian ini seolah menjadi saksi bisu ganasnya serangan hujan disertai angin kencang.
• Hujan Deras Guyur Kota Batam, Jalan di Bawah Fly Over Laluan Madani Terendam Air
Belum lagi gangguan pada arus lalu lintas.
Bila dilihat, hujan di bulan Desember 2019 ini seperti mengantar Kota Batam menuju pergantian tahun.
Sebab, dari rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Batam, hujan juga diperkirakan terjadi esok hari, Senin (9/12/2019).
Diketahui, penyebabnya tak lain adanya penumpukan massa udara di sekitar wilayah Provinsi Kepri.
Penumpukan itu sendiri menambah peluang untuk pembentukan awan-awan hujan.
"Secara umum, kondisi cuaca Senin (9/12/2019) diperkirakan hujan turun dengan intensitas ringan hingga sedang disertai petir dan angin kencang," jelas BMKG dalam rilisnya.
Menyikapi hal ini, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Barelang pun tak tinggal diam.
Sesuai program pimpinannya, pihak Polresta Barelang pun sampai harus membentuk sebuah tim Search and Rescue (SAR) terbatas.
Hal ini diketahui dari Kasat Sabhara Polresta Barelang, Kompol Firdaus saat ditemui di salah satu titik banjir terparah pagi ini yaitu jembatan layang Laluan Madani Batam.
"Jadi itu tim terbatas. Sesuai dari pimpinan, itu ada kami Satuan Sabhara, Satuan Lalu Lintas, dan beberapa dari tim Pemadam Kebakaran," ungkapnya.
Firdaus mengatakan, tim ini bertugas untuk terjun langsung (Quick Response) menuju beberapa titik jalan akibat buruknya kondisi cuaca di Kota Batam.
"Hari ini saja, tiga titik jalan raya sempat terganggu akibat derasnya hujan karena pohon sekitar tumbang. Jalan satu titik lainnya menjadi titik terparah banjir (jembatan layang Laluan Madani)," sambungnya.
Buka Tutup Jalan
Sementara itu, arus lalulintas kendaraan di Jalan Jendral Sudirman, dari arah Nagoya ke Kepri Mall melewati fly over Laluan Madani, Batam, Kepri, tersendat, Minggu (8/12/2019) siang.
Pihak kepolisian pun menerapkan sistem buka-tutup jalan di lokasi jalan yang tergenang air, sebelum fly over Laluan Madani.
Ada pengalihan jalan.
Bagi pengendara dari arah Batuampar, setelah tiba di Simpang Lampu Merah Baloi, depan pos polisi, jalannya dialihkan melewati BCS Mall.
Sebelumnya diberitakan, genangan air setinggi lutut orang dewasa membuat arus lalulintas kendaraan tersendat di Jalan Jendral Sudirman, Batam, Kepri, Minggu (8/12/2019) siang.
Yakni dari arah Nagoya menuju Kepri Mall.
Genangan air ini diakibatkan tersumbatnya saluran pembuangan air, sebelum memasuki jembatan layang Laluan Madani.
"Kami membuat jalan agar genangan air ini bisa segera surut dibantu petugas damkar," kata Viktor di lokasi banjir kepada Tribunbatam.id.
Sebelumnya, beredar pesan dari whatsaap yang meminta pengendara untuk berhati-hati. Lantaran ada banjir yang menggenani jalan dan berakibat tersendatnya arus lalulintas kendaraan.
• Hindari Jalan Jendral Sudirman, Dari Nagoya ke Fly Over Laluan Madani, Ada Genangan Air
"Hati2... Jalan arah sblm jmbatan layang smpang jam dari arah nagoya macet parah, banjir," tulis pesan yang beredar.
Pihak kepolisian dibantu petugas Damkar Pemko Batam bergerak cepat turun ke lokasi kejadian.
Pantauan Tribun, genangan air berangsur-angsur mulai surut.
Pohon Tumbang Ganggu Pengendara Jalan
Cuaca di Batam, Minggu (8/12/2019) pagi tak bersahabat.
Hujan deras disertai angin kencang membuat beberapa ruas jalan raya di Batam terganggu.
Bukan tanpa alasan. Keadaan cuaca seperti inipun menyebabkan sejumlah pohon besar tumbang dan mengganggu pengguna jalan raya.
Tak hanya pohon tumbang, beberapa ruas jalan raya juga tergenang air.
Bahkan di salah satu titik, air tergenang hingga di atas mata kaki orang dewasa.
Seperti penuturan Kasat Sabhara Polresta Barelang, Kompol Firdaus saat ditemui di salah satu titik banjir.
"Pagi ini sejak pukul 8 kami telah mengevakuasi tiga titik jalan raya yang terganggu akibat pohon tumbang," katanya kepada Tribun Batam di lokasi.
Firdaus mengatakan, terdapat tiga titik paling parah akibat tumbangnya pohon besar dan menutup ruas jalan bagi pengguna.
• Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Jalan di Lokasi Genangan Air Menuju Fly Over Laluan Madani Batam
"Itu di depan jalan Yos Sudarso atau depan Kodim. Dua lagi di sekitar Kampung Seraya dan Jalan Borobudur Batam," sambungnya.
Menurutnya, pepohonan itu tumbang diakibatkan faktor cuaca.
Pantauan Tribun Batam, di salah satu titik pohon tumbang yaitu Jalan Yos Sudarso (depan Kodim 0316 Batam), beberapa pohon tumbang telah berhasil dievakuasi dengan dipotong menjadi bagian kecil.
Para pengguna jalan pun telah dapat melewati jalan it, dan kemacetan pun telah teratasi.
Terlihat di sekitar lokasi, satu mobil derek dari Dinas Perkimtan Kota Batam telah berada di sana untuk mengangkut potongan kecil pohon tumbang itu.
(tribunbatam.id/ichwannurfadillah/argianto)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/polresta-barelang-bentuk-tim-sar-terbatas.jpg)