Breaking News:

HARI ANTI KORUPSI 2019

Sebut Sri Mulyani Menteri Terbaik, Najwa Shihab Harap Kemenkeu Marah dan Lantang Lawan Korupsi

Momen peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2019 pada 9 Desember ini, Najwa Shihab mengunggah harapan Kementerian Keuangan lawan korupsi.

Instagram/@najwashihab
Najwa Shihab 

TRIBUNBATAM.id - Momen peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2019 pada 9 Desember ini, Najwa Shihab mengunggah harapan Kementerian Keuangan lawan korupsi.

Dikutip dari akun instagramnya,  Najwa Shihab berharap institusi yang dipimpin Sri Mulyani perlu menunjukkan amarah dan bersuara lantang jika ada yang main-main dengan upaya pemberantasan korupsi.

"Tempo hari saya diminta menjadi pembicara Hari Antikorupsi Sedunia di Kementrian Keuangan bersama Komisioner KPK @official.kpk Alexendar Marwata dan Irjen @kemenkeuri Ibu Sumiyati. Menurut saya wajar jika kita punya ekspektasi tinggi pada institusi ini," tulis Najwa Shihab.

Pemandu acara Mata Najwa itu memuji Sri Mulyani sebagai menteri terbaik di dunia dan memiliki pegawai yang berkualitas dari seleksi yang ketat, sistemnya dibangun dengan baik, penjagaan dan pengawasannya berlapis.

"Jadi sdh seharusnya kita berharap @kemenkeuri dan jajarannya akan selalu jadi garda terdepan memberi contoh soal integritas. Dan karena itu pula institusi ini perlu menunjukkan amarah dan bersuara lantang jika ada yang main-main dengan upaya pemberantasan korupsi. Marah karena uang pajak rakyat yang dikumpulkan dengan susah payah justru digunakan untuk mensubsidii koruptor. Uang yang dikembalikan koruptor pada negara sangat kecil dibanding nilai uang yang dikorupsi. Hasil penelitian Dr. Rimawan Pradiptyo dari UGM menunjukkan selain biaya akibat korupsi (eksplisit dan implisit) negara juga mengeluarkan biaya antisipasi dan biaya reaksi thd korupsi (misal biaya proses penangan perkara, peradilan, lapas) yang keseluruhannya diambil dari uang rakyat. Indonesia adalah negara yang para koruptornya disubsidi dari pungutan pajak rakyat dan dana masa depan. Mari marah berjamaah," tulisanya.

Saat peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2019, Sri Mulyani menjelaskan perubahan di Kemenkeu.

Sekitar 15 tahun lalu, kementerian keuangan rentan akan "Amplop" sogokan dari para makelar.

Bahkan godaan itu sangat susah ditolak oleh para pegawi di Kementerian keuangan.

Namun dalam lima tahun terakhir, hal seperti itu sudah tidak ada lagi, seperti yang diceritakan Menkeu Sri Mulyani.

Sri Mulyani menceritakan hal ini menjelang peringatan hari anti korupsi 2019 yang diperingati setiap tanggal 9 Desember di dunia.

Halaman
12
Penulis: Agus Tri Harsanto
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved