BATAM TERKINI

Sudah Dapat Alokasi Lahan di Batam Tapi Tak Kunjung Dimanfaatkan, Ini Konsekuensinya

Ada konsekuensi yang harus ditanggung oleh investor jika tak kunjung merealisasikan rencana bisnisnya, sampai pada lahan dibatalkan kembali

Sudah Dapat Alokasi Lahan di Batam Tapi Tak Kunjung Dimanfaatkan, Ini Konsekuensinya
istimewa
Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi Bp Batam Sudirman Saad 

Kedua dokumen tersebut keluar dari PTSP, maka bisa diprint di handphone atau kantor masing-masing. Setelah itu membayar. Kemudian datang kembali ke BP Batam untuk tandatangan perjanjian pemanfaatan lahan.

"Perjanjian ini kayak perjanjian standard. Kita lagi berkonsultasi dengan berbagai pihak untuk menyusun perjanjian standard ini. Sehingga ketika template perjanjian sudah jadi, begitu sudah membuktikan membayar UWTO maka kita bisa dapat tandangan Perjanjian Pemanfaatan Lahan (PPL)," paparnya.

Ia mengingatkan PPL inilah yang menjadi dokumen yang sangat penting. Pasalnya didokumen tersebut ada hak dan kewajiban. Hak pertama seperti dia berhak meningkatkan PLnya menjadi HGB dan tak harus kembali lagi ke BP meminta rekomendasi. Karena didalam perjanjian PPL sudah mandatori ada rekomendasi peningkatan hak dari PL menjadi HGB.

 Dorong Pelaku UMKM Kepri Pasarkan Produknya ke Luar Negeri, Ini yang Dilakukan HIPO

"Haknya yang kedua adalah kalau sudah HGB berhak menjadikan itu sebagai objek hak tanggungan. Kalau selama ini perlu kembali ke BP minta rekomendasi ke BP sekarang tak perlu," tuturnya.

Sementara hak ketiga kalau sudah HGB investor ingin menjual, selama ini ada izin peralihan hak, itu juga lagi dipertimbangkan agar mandatori didalam PPL. Jadi tak perlu meminta di BP Batam lagi

"Hanya saja di IPH aturannya ada kewajiban 2.5 persen membayar ke BP Batam setiap terjadi transaksi setiap 1 objek. 

Ini ada yang mengatakan ada yang bilang kembali dulu baru dapat rekomendasi. Tapi lagi berfikir mandatori juga. Setelah ada IPH di mandatori, ia harus membayar kewajiban dia. Itu sedang kita pikirkan. Supaya lebih simple," paparnya. (tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved