ANAMBAS TERKINI

Warga Masih Kesulitan Cari Telur Ayam dan BBM di Anambas, Diduga Karena Faktor Cuaca

Sulitnya mencari telur di warung-warung masih menjadi fenomena masyarakat Siantan, Anambas. Begitu juga dengan ketersediaan BBM.

Warga Masih Kesulitan Cari Telur Ayam dan BBM di Anambas, Diduga Karena Faktor Cuaca
tribunbatam.id
Stok sembako di salah satu toko di Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri Jumat (6/12/2019). Ketersediaan telur ayam mulai dikeluhkan sejumlah warga dan pedagang di Anambas. 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Menipisnya stok telur ayam di Kepulauan Anambas masih dirasakan para pedagang makanan dan ibu rumah tangga hingga sekarang, Selasa (10/12/2019).

Sulitnya mencari telur di warung-warung menjadi fenomena masyarakat Siantan.

Kondisi ini akibat kapal yang dikabarkan mengalami kecelakaan (tenggelam) beberapa waktu lalu.

Informasinya, telur ayam sempat ada di beberapa warung pasca masuknya kapal KM. Bukit Raya pada Minggu (8/12/2019).

Namun tidak bisa memenuhi kebutuhan para pedagang makanan dan ibu rumah tangga.

Warga Anambas Mengeluh Telur Ayam Sulit Dicari, Tak Berani Beli Karena Harganya Naik




"Kemarin saya beli langsung di kapal, itu pun cuma sedikit, nggak bisa beli banyak, cuma dapat dua papan. Kalau harganya Rp 65 ribuan," kata warga, Suci kepada tribunbatam.id, Selasa (10/12/2019).

Selain itu, beberapa pedagang makanan seperti penjual lontong sayur, soto, dan bakso mengeluh dengan langkanya telur.

"Ya terpaksa nggak pakai telur dulu kak. Kalaupun ada kami nggak jual, sayang kak, harganya mahal.

Perbiji saja kami beli Rp 3 ribu, bagaimana mau jual ke pembeli, yang ada rugi kak," ucap Mak Epah.

Selain kelangkaan telur, Bahan Bakar Minyak (BBM) pun masih jadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat.

VIRAL Video Detik-detik Petugas Damkar Bongkar Sarang Ular Kobra, Temukan Puluhan Telur Menetas

Dari pantauan tribunbatam.id, penjual eceran BBM yang biasanya setiap hari terlihat di sekitaran jalan Jembatan Selayang Pandang, kini tampak tutup.

Karena tidak adanya stok BBM yang tersedia.

Di beberapa warung kelontong pun ketersediaan BBM juga masih kosong.

"Ya masih kosong bensin sampai sekarang. Kalau mau harus ke gunung sana, tak salah tadi saya lihat ada warung yang jual, kan di sana sepi.

Makanya mereka masih ada yang jual," tutur pemilik warung, Fitriyadi.

Pemilik warung yang berada di jalan Tanjung pun tampak tak lagi menjual BBM di tepi jalan.

Ketika ditanya dia menanggapi dengan geleng kepala.

"Nggak ada stok lagi kak, tunggu kapal masuk dulu. Ini kan cuaca kurang bagus, banyak yang nanya ke rumah ada stok apa nggak.

Kalau ada pasti saya jual, ini memang habis," kata pemilik warung, Titin. 

(tribunbatam.id/Rahma Tika)

Penulis: Rahma Tika
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved