BATAM TERKINI

Janda di Batam Meningkat, Pengadilan Agama Ungkap Pemicu Tingginya Angka Perceraian

Pengadilan Agama Kota Batam Ungkap Pemicu Tingginya Angka Perceraian. Ternyata Dipengaruhi Faktor Ini

Janda di Batam Meningkat, Pengadilan Agama Ungkap Pemicu Tingginya Angka Perceraian
TRIBUNBATAM/ALFANDI SIMAMORA
Ilustrasi/ Janda di Batam Meningkat, Pengadilan Agama Ungkap Pemicu Tingginya Angka Perceraian 

Janda di Batam Meningkat, Pengadilan Agama Ungkap Pemicu Tingginya Angka Perceraian

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Tingginya angka perceraian di Kota Batam membuat jumlah janda dan duda terus meningkat.

Bahkan, menurut data Pengadilan Agama Kota Batam, angka perceraian menunjukkan kenaikan dari tahun ke tahun.

Seperti di tahun 2019 ini, Pengadilan Agama menerima jumlah perkara percerian yang naik dari tahun sebelumnya.

Kepala Bagian Humas Pengadilan Agama Kelas 1 A Kota Batam, H Barmami mengatakan, jumlah perkara yang ditangani tahun 2019 tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.

Ia menyebutkan, banyak faktor pemicu penyebab perceraian terjadi seperti faktor ekonomi dan perkawinan beda negara.

Kehadiran orang ketiga alias perselingkuhan menjadi salah satu faktor pemicu tingginya angka perceraian di Kota Batam belakangan ini.

Hal itu terungkap dari berbagai perkara persidangan yang ditangani oleh hakim Pengadilan kelas 1A kota Batam satu tahun terakhir.

Di Batam, kata dia, dari kasus perkara yang ditangani terdapat perceraian beda negara, orang Singapura kerja di Batam lalu menikahi warga Batam, jadi mereka itu menjadikan istri hanya sementara waktu yang kemudian saat dia balik ke negaranya lalu cerai.

Dari 1.841 Kasus Perceraian di Batam Paling Banyak Karena Ekonomi dan Perselingkuhan

Tercatat pada tahun 2019 jumlah diterima perkara perceraian pengadilan agama Batam per 1 Januari hingga 29 November sebanyak 1.947 perkara.

Halaman
1234
Editor: Danang Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved