TANJUNGPINANG TERKINI

Seragam Sekolah Gratis Belum Dibagikan, Wawako Rahma : Pembagian Tunggu Pak Wali

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma menyebut, seragam gratis sudah selesai dibuat, hanya saja untuk pembagiannya menunggu Wali Kota, Syahrul

Seragam Sekolah Gratis Belum Dibagikan, Wawako Rahma : Pembagian Tunggu Pak Wali
tribunbatam.id/endra kaputra
Wakil Walikota Tanjungpinang, Rahma 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Hingga saat ini seragam gratis program Pemko Tanjungpinang belum juga dibagikan. Ditemui usai mengikuti apel pasukan kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam di Mapolres Tanjungpinang, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma menyampaikan, seragam gratis sudah selesai dibuat.

Namun, dalam proses pembagian menunggu wali kota yang sedang berdinas di luar kota.

"Seragam sudah siap. Kalau pembagian kita tunggu pak wali kota lagi di luar Kepri ya," ujarnya, Rabu (11/12/2019).

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang melakukan peninjauan terkait kesiapan baju seragam gratis untuk siswa baru, SD dan SMP se-Kota Tanjungpinang, Rabu (27/11/2019) lalu.

Mulai tahun ajaran 2019 ini, siswa baru SD dan SMP akan mendapat seragam sekolah gratis dimulai dari baju seragam wajib, sepatu, tas, topi, dasi hingga kaos kaki.

Pemberian seragam sekolah secara cuma-cuma, merupakan salah satu program unggulan Syahrul-Rahma yang dicetuskan di masa kampanye pada pemilihan wali kota (pilwako) 2018 lalu.

Soal Seragam Gratis, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang: Kok Belum Juga Terealisasi?

Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengatakan, untuk seragam siswa baru, baik tingkat SD maupun SMP akan ditargetkan selesai pada tanggal 10 Desember 2019. 

"Untuk pendistribusian secara simbolis, kita usahakan diserahkan pada pertengahan bulan Desember, di Aula SMP Negeri 4 Tanjungpinang dan untuk pendistribusian ke masing-masing siswa, akan diserahkan oleh pihak sekolah," ujarnya.

Syahrul menambahkan, Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Pendidikan sangat serius dalam merealisasikan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah gratis ini.

"Namun ada beberapa kendala sehingga pendistribusian seluruh perlengkapan sekolah agak sedikit terlambat," tambahnya.

Ia mengatakan, janji adalah hutang, dan itu harus ditepati. Meskipun ada keterlambatan, sehingga menimbulkan pemberitaan yang tidak tidak dimasyarakat.

Bermodal Seragam Polisi Bustanul Gentayangan di Grup Facebook, Korbannya Gadis Hingga Mama Muda

"Keterlambatan ini, khususnya untuk penjahit lokal, dikarenakan pengiriman bahan yang sedikit terlambat dan bahan untuk seragam yang kita gunakan juga tidak asal-asalan. Karena sudah melalui uji laboratorium dan sudah sesuai aturan yang ada, serta dikawal oleh tim dari Kejaksaan Negeri. Insya Allah pertengahan Desember nanti akan kita serahkan secara serentak dengan seluruh perlengkapan sekolah yang sudah Pemerintah janjikan," tegasnya.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Rahma juga menambahkan, bahwa sampai hari ini kondisi di penjahit yang telah ditinjau sudah banyak seragam yang selesai, namun belum 100 persen.

"Kami memberikan waktu kepada 40-an penjahit lokal yang bekerjasama dengan Pemerintah Kota Tanjungpinang, agar dapat menyelesaikan seluruhnya paling lambat 10 Desember 2019 dan ini akan kita evaluasi hasil dari penjahit lokal ini, mudah-mudahan bisa kita terima dengan tepat waktu, serta kualitas jahitan yang bagus dan rapi, agar masyarakat tidak kecewa dan tentunya bisa kita jadikan pertimbangan untuk melanjutkan kerjasama di tahun mendatang," ucapnya.

(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved