BATAM TERKINI

UWT Terlalu Murah, BP Batam Siapkan Pungutan Tambahan Bagi Penerima Lahan di Batam

Saat ini nilai UWT dinilai terlalu murah dibanding harga jual lahan dari pengusaha ke konsumen. Sehingga BP Batam menyiapkan skema pungutan tambahan.

UWT Terlalu Murah, BP Batam Siapkan Pungutan Tambahan Bagi Penerima Lahan di Batam
FREEPIK.COM
Ilustrasi pajak 

UWT Terlalu Murah, BP Batam Siapkan Pungutan Tambahan Bagi Penerima Lahan di Batam

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Saat ini nilai UWT dinilai terlalu murah dibandingkan harga jual lahan dari pengusaha ke konsumennya.

Selisih tersebut akhirnya memincu munculnya spekulan.

Untuk menghindari hal itu, BP Batam tengah menyiapkan langkah agar pengusaha penerima alokasi lahan memberikan tambahan kontribusi untuk negara, di luar UWT.

Hal itu diungkapkan Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad.

"Harga UWT dan lahan terlalu jauh. Sehingga muncul spekulan. Jadi maka kita dorong ada kontribusi tambahan ke negara," ujar Sudirman didampingi Kepala Kantor Pengelolaan Lahan Imam Bachroni, Selasa (10/12/2019).

 Sudah Dapat Alokasi Lahan di Batam Tapi Tak Kunjung Dimanfaatkan, Ini Konsekuensinya

Sejauh ini pihaknya memang belum menjelaskan bentuk kontribusi tambahan dari penerima lahan itu nanti.

Termasuk prosedur dan waktu biaya tambahan dibayar ke BP Batam. 

Hanya saja ditegaskan, biaya tambahan itu akan masuk kas negara.

"Padahal aturannya di lahan tersebut, ada kontribusi tambahan untuk negara. Jadi nanti akan ada tambahan," katanya. 

Terobosan BP Batam di Bidang Lahan dan Investasi

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved