Breaking News:

BINTAN TIMUR

Pasca Banjir, Polsek Bintan Timur Ajak Kelurahan Kijang Kota dan Masyarakat Goro

Jajaran Polsek Bintan Timur bersama Kelurahan Kijang Kota dan masyarakat melakukan gotong-royong di sejumlah titik rumah warga

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
istimewa
Suasana saat jajaran Polsek Bintan Timur bersama Kelurahan Kijang Kota dan masyarakat melakukan gotong royong di sejumlah titik rumah warga, Kamis (12/12/2019) 

"Musibah tanah longsor itu kebanyakan mengenai belakang rumah warga. Salah satunya seperti di belakang rumah warga bernama Hendri Sanusi mengakibatkan dinding belakang rumahnya jebol," tuturnya.

Misyamsu Alson melanjutkan, di belakang rumah warga bernama Johan, juga terjadi tanah longsor dan mengakibatkan jalan raya tertutupi oleh tanah.

Selanjutnya, di rumah Rosmiati dan Hendi, air tanah masuk ke rumah. Bahkan sarana publik juga terkena bencana tanah longsor.

"Yakni di belakang bekas Surau Al Falahuddin dan belakang TPA di RT 002 RW 001 Kelurahan Teluk Sekuni," terangnya.

Dampak musibah tanah longsor juga melanda Desa Lepuk, tepatnya di belakang kantor lama Desa Batu Lepuk mengakibatkan tanah menutupi jalan raya.

Sedangkan di Desa Kampung Hilir, tanah longsor mengakibatkan tanah samping kebun PKK Desa Kampung Hilir di RT 005 RW 002 yang mengakibatkan Gudang Mesin Lampu milik warga bernama Edy Mulyadi tertimbun Tanah.

"Saat kejadian itu, kita dari kepolisian Polsek Tambelan langsung membantu warga memindahkan barang dan membantu masyarakat membuka jalan raya yang tertimbun tanah, dan kita juga mengimbau warga yang tinggal didaerah tebing untuk mengungsi," ungkapnya.

Ketinggian Air Satu Meter

Tiga desa di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan dilanda banjir, Kamis (5/12/2019).

Banjir ini terjadi setelah curah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Tambelan sejak dua hari terakhir.

Ketinggian air sungai yang meluap hingga 1 meter menggenangi tiga desa yakni Desa Batu Lepuk, Desa Kampung Melayu dan Desa Kampung Hilir.

Polisi membantu proses evakuasi warga salah satu desa di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri Kamis (5/12/2019). Tiga desa tergenang air setelah hujan lebat mengguyur pulau itu selama dua hari.
Polisi membantu proses evakuasi warga salah satu desa di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri Kamis (5/12/2019). Tiga desa tergenang air setelah hujan lebat mengguyur pulau itu selama dua hari. (tribunbatam.id/istimewa)

Polisi membantu proses evakuasi warga salah satu desa di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri Kamis (5/12/2019). Tiga desa tergenang air setelah hujan lebat mengguyur pulau itu selama dua hari. (tribunbatam.id/istimewa)
"Iya benar ada tiga desa tergenang banjir pagi tadi," ujar Kapolsek Tambelan Ipda Missyamsu Alson.

Ipda Missyamsu Alson mengungkapkan, banjir di Desa Batu Lepuk dan Desa Kampung Melayu dikarenakan meluapnya air di Sungai Bentayan Desa Batu Lepuk meluap.

Hal yang sama juga menerpa Desa Kampung Hilir, dimana disebabkan oleh meluapnya air di Sungai Simbat Desa Kampung Hilir.

Banjir tiga desa di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri Kamis (5/12/2019). (tribunbatam.id/istimewa)
Kapolsek Tambelan itu mengungkapkan, sebanyak 30 unit rumah di RT 001 dan RT 002 dan Kantor KUA Tambelan tengenang air di Desa Batu Lepuk.

Selain itu, 7 rumah yang berlokasi di RT 003 dan RT 002 di Desa Kampung Melayu juga tergenang air akibat banjir.  

Kemudian di Desa Kampung Hilir, ada sekitar 5 rumah yang berlokasi di RT 006 dan SD Negeri 005 Tambelan..

Banjir tiga desa di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri Kamis (5/12/2019).
Banjir tiga desa di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri Kamis (5/12/2019). (tribunbatam.id/istimewa)

"Ada puluhan rumah yang kebanjiran, termasuk satu sekolah SD di kecamatan tambelan," ungkapnya.

Alson juga menyebutkan, pihaknya telah mengevakuasi sejumlah anak sekolah dan membantu warga.

Ia menambahkan, banjir di Kecamatan Tambelan berangsur surut sekitar pukul 12 siang.

Polisi membantu proses evakuasi warga salah satu desa di Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri Kamis (5/12/2019). Tiga desa tergenang air setelah hujan lebat mengguyur pulau itu selama dua hari. (tribunbatam.id/istimewa)
Beberapa warga mulai membersihkan rumah mereka masing-masing dari sampah dan lumpur tanah akibat banjir.

"Kami tadi turut membantu sejumlah anak sekolah dalam kejadian banjir tersebut," ucapnya.. (tribunbatam.id/alfandisimamora)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved