Berselisih Dengan Dokter, Ratusan Pengacara Ngamuk dan Hancurkan Rumah Sakit, Tiga Pasien Tewas

Ratusan Pengacara Mengamuk, Serang Rumah Sakit dengan Lemparan Batu, Tiga Pasien Tewas

EPA Via BBC Indonesia
Polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa pengacara 

Ratusan Pengacara Mengamuk, Serang Rumah Sakit dengan Lemparan Batu, Tiga Pasien Tewas

TRIBUNBATAM.id - Berselisih dengan dokter, ratusan pengacara ngamuk dan rusak fasilitas rumah sakit.

Akibat kegaduhan tersebut, tiga pasien rumah sakit tewas.

Tiga pasien meninggal dunia setelah ratusan pengacara menyerang sebuah rumah sakit di Lahore, Pakistan, akibat perselisihan dengan para dokter.

Sedang Enak Tidur, Bocah 3 Tahun Dicabuli Tetangga Sendiri, Pelaku Masuk Dengan Cara Menyelinap

PILKADA KEPRI, Pasangan Soerya-Isdianto Berpotensi Pisah, Ini Alasannya

Dalam sebuah video, tampak para pengacara menerobos masuk ke dalam bangsal di rumah sakit jantung, memukuli pegawai dan membanting peralatan di sana.

Polisi antihuru-hara menembakkan gas air mata untuk membubarkan kelompok pengacara dan menangkap lebih dari 20 orang di antaranya. Dibutuhkan lebih dari dua jam untuk mengembalikan ketertiban di lokasi, kata pihak berwenang.

KECELAKAAN DI BINTAN - Mobil Box Terobos Mini Market 212 Mart di Kijang, Sopir Diduga Mengantuk

Para pengacara sebelumnya berunjuk rasa terkait tuduhan penganiayaan terhadap beberapa kolega mereka oleh pegawai rumah sakit bulan lalu.

Namun pemicu akhir dari aksi kekerasan yang terjadi tampaknya berasal dari sebuah video yang diunggah ke media sosial oleh seorang dokter pada Selasa malam, di mana dalam video tersebut, sang dokter mengolok-olok pengacara.

Polisi bentrok dengan para pengacara yang menerobos masuk rumah sakit untuk mengkonfrontir para dokter.
Polisi bentrok dengan para pengacara yang menerobos masuk rumah sakit untuk mengkonfrontir para dokter. (AFP VIA BBC Indonesia)

Bagaimana awal mula penyerangan terjadi?

Menurut pengelola rumah sakit, lebih dari 200 pengacara yang membawa tongkat menerobos masuk Institut Kardiologi Punjab di Lahore pada Rabu siang.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved