BATAM TERKINI

Beli Sesuai Prosedur, Tukang Parkir & Porter di Batam Ini Tak Mau Ngaku Jadi Calo Tiket Kapal Pelni

Mengaku beli tiket sesuai prosedur, tukang parkir dan porter di Batam ini menyebut dirinya bukan calo tiket. Begini pengakuan mereka.

Beli Sesuai Prosedur, Tukang Parkir & Porter di Batam Ini Tak Mau Ngaku Jadi Calo Tiket Kapal Pelni
TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Antrean pembelian tiket kapal Pelni mulai mengular setelah penjualan tiket mudik Natal dan Tahun Baru 2020 sudah dibuka 

Beli Sesuai Prosedur, Tukang Parkir dan Porter di Batam Ini Tak Mau Ngaku Jadi Calo Tiket Kapal Pelni

TRIBUNBATAM.id, BATAM - MS dan RP, kedua pria yang dibekuk polisi karena menjadi calo tiket pelaku merasa tak bersalah dan berkilah hanya menjual tiket yang dibelinya karena keluarga tak jadi berangkat ke Medan.

Karenanya, mereka mengaku perbuatannya itu bukan sebagai calo tapi hanya untuk mencari ganti tiket yang telah terbeli olehnya.

"Kami beli untuk keluarga. Kita juga beli pakai kartu keluarga dan KTP sesuai prosedur, karena keluarga tak berangkat maka kami jual pada akhirnya tiket itu," sambungnya.

Salah satu pelaku lainnya mengatakan hanya mendapatkan keuntungan sebesar Rp 120 ribu.

Diperkirakan, keuntungan ini dengan kalkulasi harga satu tiket sekitar Rp 230 ribu dan dijual kembali sebesar Rp 350 ribu.

"Saya beli dari kantor Pelni langsung. Kami tak ada niat untuk jadi calo. Kami juga mengantre untuk membelinya," kata pelaku.

Keduanya bekerja dan beraktivitas sehari-hari tak jauh dari pelabuhan.

Satu orang bekerja sebagai juru parkir, dan lainnya bekerja sebagai porter.

"Kami baru melakukan ini sekali ini saja. Keuntungannya tak banyak," kata salah seorang pelaku kepada Tribun Batam.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved