Ribuan Cacing Laut Mirip Mr P Terdampar di Amerika Ternyata Seafood Populer di Korsel
Ribuan 'ikan penis' terdampar di sebuah pantai di Kalifornia utara, Amerika. Termasuk makanan populer di Korsel, menambah vitalitas
TRIBUNBATAM.id - Ribuan 'ikan penis' terdampar di sebuah pantai di Kalifornia utara, Amerika.
Dilansir dari Mirror.co.uk, Jumat (13/12/2019), para ahli meyakini mahluk phallic, yang dikenal sebagai 'cacing penjaga penginapan yang gemuk' ini keluar karena suatu hal.
Apa sebenarnya manfaatnya?
Makhluk laut menyerupai kemaluan pria itu ternyata makanan yang populer di Korea Selatan.
Selain gurita hidup, seafood lain yang tak kalah aneh tapi dicari adalah penis fish atau ikan penis.
Ikan ini disebut ikan penis karena bentuknya yang menyerupai alat kelamin pria.
Sebenarnya biota laut ini adalah sejenis cacing laut yang hidup di perairan dangkal dan banyak ditemukan di Korea Selatan.
Masyarakat Korea Selatan percaya ikan ini memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan terutama dalam hal menambah vitalitas.
Makanan-makanan yang menambah stamina seksual di Amerika dikenal dengan istilah boner food.
Semakin aneh bentuknya biasanya dipercaya semakin tinggi pula khasiat menambah vitalitas.
masyarakat Korea menyantap ikan ini dalam keadaan mentah.
Cara penyajiannya akan membuat ngilu bagi yang tidak terbiasa.
Ikan penis akan diambil dari air dan kemudian dipotong ujungnya.
Hal ini dilakukan untuk mengelurkan organ-organ di dalam tubuh ikan penis itu.
Setelah bersih ikan penis kemudian dipotong-potong kecil menyerong.
Setelah itu ikan penis disajikan dalam wadah dan paling cocok didampingi soju.
Terdampar
Ribuan 'ikan penis' aneh telah terdampar di sebuah pantai di Kalifornia utara, Amerika.
Dilansir dari Mirror.co.uk, Jumat (13/12/2019), para ahli meyakini mahluk phallic, yang dikenal sebagai 'cacing penjaga penginapan yang gemuk' ini keluar karena suatu hal.
Hewan-hewan ini sendiri diketahui keluar dari lubang bawah air mereka menuju Pantai Drakes dan memenuhinya.
Pantai itu ditutupi oleh hewan-hewan berwarna merah muda ini yang dapat tumbuh hingga sepanjang 30 cm.
Sementara itu, 'ikan penis' ini merupakan makanan lezat di Asia Timur.
Mereka dimakan mentah dengan garam dan minyak wijen.
Tapi bisa juga dipanggang atau digoreng dengan sayuran.
Bahkan kadangkala mereka juga digunakan sebagai umpan memancing.
Makhluk itu menggali lubang berbentuk U di pantai atau lumpur.
Terkait kemunculan ikan-ikan ini, awalnya ahli biologi Ivan Parr menemukan pemandangan aneh di Pantai Drakes pada 6 Desember setelah badai menghantam wilayah tersebut.
Dia menulis untuk Bay Nature:
"Anda bisa dimaafkan karena tersinggung oleh foto di atas: ribuan sosis merah jambu pink 25 cm bertebaran tentang Pantai Drakes."
"Fenomena yang sama telah dilaporkan selama bertahun-tahun di Pajaro Dunes, Moss Landing, Teluk Bodega, dan Pelabuhan Princeton."
"Aku sudah mendengar teori-teori imajinatif dari para pengadu pantai, seperti kapal pengangkut bratwurst yang rusak.
"Sebenarnya, hewan-hewan ini adalah penghuni yang tinggal di pantai kita secara kasar, namun juga dengan penuh belas kasihan, kebanyakan disebut 'cacing penjaga penginapan yang gemuk'."
'Ikan penis' meluncur keluar dari liang mereka dan menghasilkan jaring lendir yang lengket saat air pasang masuk.
'Jaring lendir' terlihat seperti ubur-ubur yang membusuk di dalam air dan memanjang dari cerobong liang ke mulut cacing, tulis Parr.
Cacing menggunakan tubuh mereka untuk memompa air melalui liang, mengisap plankton, bakteri dan partikel kecil lainnya untuk dimakan.
Makhluk aneh tapi tidak berbahaya dapat hidup hingga 25 tahun dan menghabiskan sebagian besar hidup mereka di dasar laut.
Para peneliti telah menemukan lubang berbentuk U sejak 300 juta tahun yang lalu.(*)
Artikel ini telah terbit di Intisari.Grid.Id dengan judul Ribuan 'Kemaluan Pria' Ini Tersebar Rata Menutupi Pantai, Mereka Bahkan Menghasilkan Jaring Lendir yang Lengket dan Terlihat Seperti Ubur-ubur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/14-12-2019-heboh-kemunculan-ikan-mirip-alat-vital.jpg)