BINTAN TERKINI

Pengungkapan Bisnis Esek-esek di Bintan, Dinsos Bintan Sebut Lokasi Sudah Sejak Lama Tutup

Dinas Sosial Kabupaten Bintan mengaku prihatin atas terungkapnya kasus perdangan anak di bawah umur di salah satu tempat karaoke esek-esek bukit seny

Pengungkapan Bisnis Esek-esek di Bintan, Dinsos Bintan Sebut Lokasi Sudah Sejak Lama Tutup
TRIBUNBATAM.ID/ALFANDI SIMAMORA
Dinas Sosial Bintan Merasa Prihatin Atas Adanya Pengungkapan Kasus Perdangan Anak di Bawah Umur di Tempat Lokalisasi Yang Sudah di Tutup Pemkab Bintan 

TRIBUNBATAM.id,BINTAN - Dinas Sosial Kabupaten Bintan mengaku prihatin atas terungkapnya kasus perdangan anak di bawah umur di salah satu tempat karaoke esek-esek bukit senyum Bintan.

Pasalnya, tempat esek-esek atau lokalisasi itu sudah di tutup Pemkab Bintan beberapa bulan yang lewat.

Namun tidak tau bagaimana masih ada saja yang membuka dan menawarkan jasa esek-esek di tempat tersebut.

Misteri Pembuangan Janin Bayi di Bengkong Belum Terungkap, Ditemukan Masih Dengan Tali Pusat

VIDEO - Strategi Candra Ibrahim Ubah Perilaku Masyarakat Agar Tangan Tak Selalu di Bawah

Menang 3-0 Dari Persibri Batanghari, 757 Kepri Jaya FC Lolos ke Babak 16 Besar Liga 3 Nasional

"Kita sangat prihatin terhadap kasus ini, apalagi ketiga korban masih di bawah umur dan usianya masih sangat muda,"tuturKasi Penanganan Anak dan Lansia Dinsos Bintan, Roro Novia Ngesthi saat mendampingi gelaran ekpos kasus perdangan anak di Polres Bintan, Senin (16/12/2019).

Roro Novia juga mengaku, dari ketiga korban yang masih di bawah umur, ada seorang yang pernah dipulangkan pascapenutupan lokalisasi di Bintan.

Yakni berinisial N(17).Dimana Pemkab Bintan melalui Dinsos Bintan sudah membiayai dirinya saat penutupan lokalisasi bukit senyum Tanjunguban, Bintan beberapa bulan lalu.

"Ya dia sudah kita bina dan pulangkan, mungkin karena tergiur iming-iming datang lagi. Kalau yang lainnya, korban usia 13 dan 16 tahun sudah tidak sekolah lagi," terangnya.

Klasemen Liga 1 2019, Persipura Jayapura Gusur Borneo FC, Arema FC Lampaui PSM dan Persib

Seminar Inspirasi Onggy Hianata Dihadiri 1.000 Peserta

Roro juga menyampaikan,bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya dalam hal ini Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) untuk pemulangan para korban.

"Nanti memang kita akan pulangkan ketiga ketiga korban ini, namun kita akan berkordinasi terlebih dahulu kepada P2TP2A untuk pemulangannya,"tuturnya.

Pada kesempatan itu Roro juga berharap agar tersangka diberikan hukum pasal berlapis karena sejak awal pihaknya sudah memberikan peringatan kepada para mucikari yang ada di lokalisasi di Bintan.

"Kita sudah bina mereka dan sosialiasikan agar tidak membuka esek-esek portitusi tersebut, namun tetap dilakuka juga dan inilah sebagai efek jerah bagi mereka. Kalau bisa diberikan hukuman pasal yang berlapis,"pungkasnya.(als)

Penulis: Alfandi Simamora
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved