Pilkada Serentak

Fadli Zon & Fahri Hamzah Sentil Gibran Rakabuming di Pilkada Solo, Bandingkan Jokowi dengan Soeharto

Fahri Hamzah dan Fadli Zon melontarkan sindiran kepada Gibran Rakabuming yang kalah elektabilitas dari petahana Achmad Purnomo.

Fadli Zon & Fahri Hamzah Sentil Gibran Rakabuming di Pilkada Solo, Bandingkan Jokowi dengan Soeharto
Tribunnews.com / Youtube
Presiden Jokowi dan Gibran Rakabuming 

Sebab menurut Fadli Zon, hal tersebut tak sehat untuk demokrasi bangsa.

"Di zaman Orde Baru saja, Pak Harto tak pernah izinkan anaknya ikut pilkada walau mekanismenya beda. Kalau namanya bukan “politik dinasti” ya “politik aji mumpung”. Tidak sehat bagi demokrasi," tulis Fadli Zon dalam cuitannya, Selasa (17/12/2019).

Alasan masyarakat dukung Gibran Rakabuming

Survei yang digelar Median menunjukkan, mayoritas pemilih Gibran Rakabuming Raka pada Pilkada Solo 2020 mendasarkan pilihannya atas faktor sosok Gibran yang dinilai mewakili kaum muda.

"Tiga alasan responden memilih Gibran adalah karena muda (27,3 persen), karena putra Jokowi (18,5 persen), dan karena melihat sosok Gibran ini sebagai pengusaha kreatif (13 persen)," ujar Rico Marbun.

Hasil survei juga menunjukkan, Gibran Rakabuming unggul di kalangan pemilih pemula, yakni pemilih berusia 17-19 tahun dan 20-29 tahun.

Gibran Rakabuming teriak lantang di depan warga
Gibran Rakabuming teriak lantang di depan warga (Youtube channel Kompas tv)

Responden berusia 17-19 tahun yang memilih Gibran Rakabuming sebanyak 40 persen.

Sementara responden yang berusia 20-29 tahun sebanyak 45,8 persen.

Merujuk pada hasil survei itu, Rico menilai, apabila Gibran Rakabuming ingin elektabilitasnya meningkat, harus ada inovasi program dan kompetensi yang

"Tidak cukup hanya dengan dianggap muda saja. Tidak cukup hanya dengan dianggap bahwa beliau ini putra Pak Jokowi. Dia harus adu gagasan," tegas Rico.

"Harus meyakinkan bahwa dia memang bisa mengantarkan Solo lebih baik ketimbang Pak Achmad Purnomo, atau lebih baik ketimbang ayahnya (Jokowi)," tambah dia.

Selain Gibran Rakabuming, nama yang memiliki elektabilitas tinggi pada Pilkada Solo yakni Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo.

Berbeda dari Gibran Rakabuming, pemilih Achmad Purnomo dinilai cenderung rasional.

"Yang memilih petahana karena tiga faktor, pertama berpengalaman (42,5 persen), merakyat (8,3 persen), dan alasan belum ada calon lain (6,1 persen)," tutur Rico.

Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Fahri Hamzah Komentari Elektabilitas Gibran yang Kalah dari Petahana, Fadli Zon :Politik Aji Mumpung, https://bogor.tribunnews.com/2019/12/17/fahri-hamzah-komentari-elektabilitas-gibran-yang-kalah-dari-petahana-fadli-zon-politik-aji-mumpung?page=all.


Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved