PILWAKO BATAM

PILWAKO BATAM, HM Rudi Kembali Gandeng Amsakar, Rian Ernest : Saya Tidak Takut

Bagi Rian Ernest, politik itu soal menjemput harapan. Mau lawannya petahana, elit politik Batam, Kepri atau Nasional, dia mengaku tak takut

PILWAKO BATAM, HM Rudi Kembali Gandeng Amsakar, Rian Ernest : Saya Tidak Takut
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Rian Ernest 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pertarungan Pemilihan Walikota (Pilwako) Batam tahun depan kembali menarik untuk dinanti.

Apalagi, santer terdengar jika sosok HM Rudi akan kembali berpasangan dengan wakilnya saat ini di Pemerintah Kota Batam, Amsakar Achmad.

Sebagai petahana, tentu keduanya memiliki keuntungan tersendiri. Baik secara ketokohan maupun kinerja selama satu periode jabatan.




Menanggapi itu, salah satu sosok baru dalam pencalonan pemilihan kepala daerah (pilkada) Batam nanti, Rian Ernest tak merasa khawatir.

Bahkan dia tak gentar sedikit pun jika nantinya HM Rudi akan kembali menggandeng Amsakar Achmad di Pilwako Batam 2020.

"Politik itu soal menjemput harapan. Mau lawan saya petahana, elit politik Batam, Kepri atau Nasional, saya tak takut," tegasnya kepada Tribun Batam, Rabu (18/12/2019).

Hari Jadi Batam ke 190 Tahun, Masyarakat Ingin Batam Kembali Jaya Seperti Dulu

Tukang Gali Kubur Jadi Kepala Desa, Kalahkan Suara Petahana yang Sudah Popular

Rian justru mengatakan, dengan banyaknya pilihan jelang Pilwako Batam nanti adalah suatu hal menarik. Sebab, masyarakat Batam akan diberikan banyak pilihan untuk menilai pembaharuan yang akan dibawa ke depannya.

"Jika Pak Rudi dan Pak Amsakar kembali berpasangan, masyarakat justru tak diberikan pilihan baru atau lebih variatif dan menantang," sambungnya.

Walau secara pembangunan sarana prasarana telah mumpuni, namun Rian sedikit memberi kritiknya untuk pengelolaan dan pengangkutan sampah beberapa daerah yang telah dia kunjungi selama di Batam.

"Data menunjukkan jika sekitar 20 persen terkait pengelolaan sampah masih belum tercakup dengan baik. Ini menjadi perhatian saya," ungkapnya.

Sejauh ini, Rian optimis jika dirinya akan membuat sejarah baru di Kota Batam. Bahkan baginya, maju secara independen justru lebih menantang walau dirinya juga masih awam di mata masyarakat Batam.

"Jalur independen adalah jalur politik yang dibangun dua arah. Ada figur dan calon pemilih, jadi pendidikan politik lebih kental terasa," pungkasnya.

Sampai saat ini, Rian mengakui jika timnya telah berhasil mengumpulkan sebanyak 2 ribu dukungan warga Batam dengan mengumpulkan kartu tanda penduduk (KTP) masing-masing dari relawan itu.

Dia bahkan juga telah membangun komunikasi politik ke beberapa tokoh politik senior di Batam. (tribunbatam.id/ichwannurfadillah)

Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved