BREAKINGNEWS

BREAKINGNEWS - KPU BC Tipe B Batam Musnahkan Hasil Penindakan Kepabeanan dan Cukai

KPU BC Tipe B Batam melakukan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai tahun 2017 sampai 2019.

BREAKINGNEWS - KPU BC Tipe B Batam Musnahkan Hasil Penindakan Kepabeanan dan Cukai
TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Suasana sebelum Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam (KPU BC Tipe B Batam melakukan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai tahun 2017 sampai dengan 2019 yang telah diselesaikan administrasinya. 

BREAKINGNEWS - KPU BC Tipe B Batam Musnahkan Hasil Penindakan Kepabeanan dan Cukai

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe B Batam (KPU BC Tipe B Batam melakukan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan di bidang kepabeanan dan cukai tahun 2017 sampai 2019 yang telah diselesaikan administrasinya.

Dan telah mendapat persetujuan dari kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam atas nama Menteri Keuangan.

BMN yang dimusnahkan adalah BMN yang tidak dapat digunakan atau dimanfaatkan.

Bersifat cepat rusak atau busuk, serta tidak dapat dihibahkan atau berdasarkan ketentuan lain peraturan perundang-undangan wajib dimusnahkan.

Adapun barang-barang yang dimusnahkan yaitu: Barang Kena Cukai berupa Hasil Tembakau dari berbagai jenis dan merek sebanyak 7.983.382 batang, Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) sebanyak 1536 hotel dan 456 kaleng.

Selain itu, alat komunikasi dari berbagai jenis dan merek sebanyak 2429 pcs dan aksesoris handphone berbagai jenis dan merk (Headset. case, kotak handphone. amigores, dan powerbank) sebanyak 848 pcs.

BREAKINGNEWS, Presiden Donald Trump Resmi Dilengserkan, Presiden Ketiga dalam Sejarah AS

Alat kesehatan dari berbagai jenis dan merek sebanyak 3802 pcs (jarum. aksesoris alat bantu dengar. aksesoris gigi palsu, dll) dan 439 koper/balelkolilpcs ballpress (pakaian, sepatu. tas, bantal, dan lain-lain).

Dan barang lain-lain dalam jumlah kecil dengan perkiraan nilai total barang sebesar Rp 7.358.772.120,(Tujuh Miliar Tiga Ratus Lima Puluh Delapan Juta Tujuh Ratus Tujuh Puluh Dua Ribu Seratus Dua Puluh Rupiah) dengan estimasi kerugian negara sebesar Rp. 2.569.133.271,(Dua Miliar Lima Ratus Enam Puluh Sembilan Juta Seratus Tiga Puluh Tiga Ribu Dua Ratus Tujuh Puluh Satu Rupiah).

Adapun barang-barang tersebut ditegah dikarenakan melanggar UU Nomor 10 Tahun 1995 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan yang terdapat pada Pasal 53 (4) jol Pasal 68 (1a) “barang yang dilarang atau dibatasi yang tidak diberitahukan atau diberitahukan tidak benar", Pasa168 (1b) jo. Pasal 77 (1) “barang dan/atau sarana pengangkut yang ditegah oleh pejabat BC", dan Pasal 69 (c) “barang yang dikuasai negara yang merupakan barang Iarangan atau pembatasan".

Berdasarkan Pasal 12 (a) Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 39/PMK.04/2014 dinyatakan bahwa terhadap BMN yang merupakan BKC harus dimusnahkan oleh pejabat bea dan cukai atau oleh pihak lain di bawah pengawasan pejabat bea dan cukai.

Terhadap BMN hasil penindakan yang disetujui peruntukannya untuk DIMUSNAHKAN. pelaksanaan pemusnahan harus sesuai ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta tidak boleh menyebabkan atau berdampak pencemaran terhadap lingkungan. (tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved