TEGAS, Dirlantas Polda Kepri Cabut Izin Mengemudi Sopir Jika Kedapatan Terindikasi Alkohol
Sejumlah Driver menjalani test kadar alkohol ditubuhnya. Test tersebut digelar oleh Ditlantas Polda Kepri dan Juga Polresta Barelang di Depan Pelabuha
Penulis: Eko Setiawan | Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.id, Batam - Sejumlah Driver menjalani test kadar alkohol ditubuhnya. Test tersebut digelar oleh Ditlantas Polda Kepri dan Juga Polresta Barelang di Depan Pelabuhan Internasional Batam Centre, Kamis (19/12/2019) sore.
Dari Driver Bimbar, Taksi, Sopir Turk hingga bus Transbatam di minta untuk memeriksakan kadar alkohol mereka.
Alat yang digunakan untuk mengukur kadal alkohol tersebut bernama Alkometer.
• Pelaku Pemerkosaan Tewas Dibunuh Anak Koraban, 6 Tahun Lalu Pak RT Datang Minta Damai
• 5 Tips Menghapus Makeup yang Benar Agar Wajahmu Tampak Awet Muda dan Tidak Keriput
Direktur Lalulintas Polda Kepri Kombes Mujiono dalam giat tersebut mengatakan, ini merupakan kegiatan dalam rangka menyambut perayaan natal dan tahun baru.
"Karena dalam perayaan ini kita membutuhkan sopir yang benar-benar fit. Agar mereka yang merayakan natal tidak cemas. Tidak ada sopir dibawah pengaruh minuman beralkohol," sebut Mujiono mengatakan.
Menurut Mujiono, kegiatan ini dilakuakn secara acak dan akan dilakukan disetiap kawasan yang ada di Batam bahkan di Kepri.
Sejauh ini, tidak ada para sopir yang mengkonsumsi minuman beralkohol saat berkendaraan di Batam.
"Sejauh ini masih aman, dan kita berharap akan terus aman seperti ini," sebut Mujiono lagi.
Bahkan Mujiono menegaskan kepada seluruh Driver di kota Batam, jika kedapatan positif menggunakan alkohol atau obat-obattan terlarang saat melakukan pekerjaan, Polisi tidak akan segan-segan mencabut izin mereka untuk menjadi sopir.
"Bisa saja kita cabut izin dia, bahkan Sim dia akan kita cabut kalau memang melanggar," lanjut Mujiono.
Dirlantas sepertinya tidak mau berkompromi terkait masalah ini.
Sebab jika sopir sudah menegak minuman keas dan dibawah pengaruh alkohol, tentunya tidak membahayakan dirinya saja.
Orang lain juga bisa berbahaya. "Seperti pengendara lain, penumpang dan dirinya sendiri," sebutnya.
Operasi ini lanjutnya, akan terus dilakukan. Jika ditemukan adanya sopir yang memiliki kadar alkohol tidak diizinkan untuk membawa kendaraan, dan juga akan ditilang.(tribunbatam.id/Setiawan.koe)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/whatsapp-image-2019-12-19-at-190137.jpg)