Tren Properti Batam 2019, Rumah Landed Masih Jadi Primadona, Tahun Depan?

Ketua DPR REI Achyar Arfan menyebut, penjualan sektor properti di Batam belum pulih tahun 2019 ini. Ia berharap tahun depan lebih baik

Tren Properti Batam 2019, Rumah Landed Masih Jadi Primadona, Tahun Depan?
Twitter
Achyar Arfan, Ketua REI Khusus Batam 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Batam semakin berkembang tak hanya dari segi infrastruktur, tetapi dari berbagai kebijakan yang semakin menguatkan kota madani ini. 

Hal itu lah yang menjadikan Kota Batam menjadi ladang tujuan investasi maupun pembangunan properti bagi investor maupun pengembang. 

Namun, semakin berkembangnya Batam ternyata belum mampu mendongkrak nilai penjualan hunian. 




Ketua Dewan Perwakilan Daerah Real Estate Indonesia (DPR REI) Achyar Arfan menyebut, penjualan sektor properti di Batam belum pulih. 

“Penjualan masih di sekitar 70 persen jika dibandingkan tahun 2017. Karena di tahun 2018 dan 2019 turun,” ujarnya, Kamis (19/12/2019). 

Padahal harapannya di tahun pemilu 2019 ini ada peningkatan dalam bidang penjualan properti di Batam. 

BMKG Karimun Ingatkan Masyarakat Pakai Pelindung Mata, Saat Lihat Gerhana Matahari

Sidang Eks Gubernur Kepri, Nurdin Dianggap Tak Berwenang Terbitkan Izin Pemanfaatan Ruang Laut


Sebab, Achyar mengatakan setelah adanya pilpres setidaknya sudah ada kepastian pemerintahan untuk lima tahun kedepan. 

“Kita harapkan yang berniat invest bisa investasi, namun tidak terjadi,” ujarnya. 

Achyar mengatakan faktor dalam pembelian suatu properti atau hunian, selain didasarkan pada ekonomi juga mempertimbangkan pertumbuhan penduduk. 

“Di Batam ini penduduknya termasuk yang pertambahannya paling tinggi di Indonesia,” katanya. 

Meski begitu, Achyar mengatakan ada 16 apartemen di Batam yang sudah mulai bagus dalam hal penjualan, seperti Oxley, Ciputra, Agung Podomoro, dan lainnya. 

Tingkatkan Penjualan Hunian di Batam, REI Bakal Gelar Expo di Dua Negara Tahun Depan

Jumlah Penumpang di Bandara Hang Nadim Batam Meningkat Jelang Natal, Belum Ada Extra Flight


Selain dari telah berakhirnya pemilu, Achyar berharap dengan melihat adanya kepastian kepemimpinan ‘satu tangan’ di Batam, kepercayaan investor baik dari sektor industri dan lainnya bisa lebih banyak berinvestasi guna meningkatkan perekonomian. 

Di Batam, selama 2019 Achyar menyebut tren properti yang menjadi primadona adalah untuk kepemilikan landed house. 

“Tetap landed sih, namun dari segi angka (persentase peningkatan pada landed house) kita belum dapat,” paparnya. 

Achyar mengatakan landed house masih menjadi primadona untuk sektor properti dikarenakan ada beberapa unit hunian yang ready stock.

Sedangkan untuk apartemen mayoritas baru berada pada tahapan pesan-beli dan belum terjadi Akta Jual Beli atau serah terima. 

“Untuk nilainya, landed house dengan kisaran harga Rp 300 juta hingga Rp 700 juta yang mayoritas diminati,” ujarnya. 

Dari segi kesiapan infrastruktur Kota Batam, Achyar mengatakan sudah sangat bagus, baik dari jalan yang sudah beraspal maupun dari segi ketersediaan air serta listrik. 

“Kita harapkan penjualan untuk sektor properti di Batam tentunya akan terus meningkat,” katanya. (Tribunbatam.id/Nabella Hastin Pinakesti

Penulis: Nabella Hastin Pinakesti
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved