80 Ribu Video Pembelajaran dibuka Zenius Untuk Pelajar dan Pembelajar Indonesia

Zenius Education, kembali membuktikan komitmennya dengan membuka akses ke lebih dari 80 ribu video pembelajaran yang ada di platform Zenius

80 Ribu Video Pembelajaran dibuka Zenius Untuk Pelajar dan Pembelajar Indonesia
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
(Kiri-Kanan) Amanda Witdarmono, Chief of Education Initiatives Zenius Education dan Sabda PS, Co-Founder Zenius Education dalam peluncuran program #SemuaBisaZenius.  

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Zenius Education, pionir platform pendidikan berbasis teknologi ​(edtech) di Indonesia, kembali membuktikan komitmennya dengan membuka akses ke lebih dari 80 ribu video pembelajaran yang ada di platform Zenius, baik di ​website maupun aplikasi lewat program #SemuaBisaZenius

Program terbaru tersebut mengusung tema ​Bebas Akses bagi Seluruh Pelajar, Pembelajar, Pengajar, dan Semua Pelaku Pendidikan di Indonesia.

Sabda PS, Co-Founder Zenius Education, ​menjelaskan bahwa setelah lebih dari 15 tahun berdiri, video pembelajaran Zenius telah diakses oleh jutaan anak bangsa, baik untuk mengembangkan kemampuan akademiknya (pelajar) maupun untuk mengembangkan dirinya secara utuh (pembelajar). 






“Pencapaian ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi dan memberikan manfaat bagi sebanyak-banyaknya anak Indonesia di seluruh pelosok negeri,” ujar Sabda dalam keterangan resminya, Kamis (19/12/2019). 

Sabda melanjutkan pada penghujung tahun 2019 ini, pihaknya dengan gembira mengumumkan sebuah program #SemuaBisaZenius, di mana video pembelajaran Zenius dapat diakses bebas biaya. 

Keseruan Thrifting ke Pasar Taras Batam, Punya Nuansa Vintage ala Tahun 90an

MUDIK Natal, Dumai Line dan Dumai Ekspres Berangkatkan 4 Kapal dari Sekupang Batam



“Harapannya, Zenius dapat memberikan manfaat lebih besar, lebih mendalam, dan manfaat ini bisa menjangkau lebih luas para pelajar, pembelajar, guru, maupun pelaku dunia pendidikan di seluruh Indonesia,” sebutnya. 

Sejak 2004, Zenius telah menjalani proses selama 15 tahun dalam merumuskan pendekatan belajar dengan teknologi yang mengutamakan pemahaman konseptual dan pembentukan daya nalar, sehingga kompetensi dasar yang ingin dibentuk adalah pemahaman mendalam mengenai konsep keilmuan, bukan hanya soal mengingat dan menghafal. 

Dengan demikian, pelajar dan pembelajar diproyeksikan untuk memiliki pola pikir yang baik dan mampu beradaptasi serta mencari solusi atas masalah yang dihadapi. 

Kemampuan berpikir ini juga yang nantinya dibutuhkan oleh generasi masa depan untuk beradaptasi, berkolaborasi, dan bersaing. 

Pendekatan pembelajaran Zenius ini harapannya bisa turut membantu misi dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul.

Halaman
12
Penulis: Nabella Hastin Pinakesti
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved