Dampak Pertumbuhan Ekonomi Batam Harus Dapat Dirasakan Sampai Bawah

Bakal Calon Wali Kota Batam Lukita Dinarsyah Tuwo menyatakan, pertumbuhan ekonomi yang mencapai 7 persen harus bisa dirasakan hingga level bawah.

TRIBUNBATAM.id - Bakal Calon Wali Kota Batam Lukita Dinarsyah Tuwo menyatakan, pertumbuhan ekonomi yang mencapai 7 persen harus bisa dirasakan hingga level bawah.

Ditemui di Jakarta, Jumat (20/12) Lukita menyebut, efek pertumbuhan ekonomi harus dilihat dari faktor pengaruh terlebih dahulu. Menurut dia, apabila angka pertumbuhan didapat dari sektor industri, maka yang akan merasakan dampak langsungnya adalah kalangan pekerja.

Sementara, apabila faktor pendorong pertumbuhannya adalah sektor pariwisata, dampaknya akan dirasakan langsung oleh pelaku usaha jasa seperti hotel dan transportasi. Pariwisata juga akan memberikan dampak langsung kepada pelaku usaha restoran dan suvenir saja.

Apabila pertumbuhan didapat dari sektor maritim atau perikanan, maka yang akan mendapatkan manfaat dan merasakan langsung dampaknya adalah para nelayan dan masyarakat pesisir saja.

"Jika pertumbuhan didapat dari sektor industri, manfaatnya akan dirasa langsung oleh kalangan pekerja. Kalau dari sektor mikro, maka yang merasakan dampak langsung adalah para pelaku usaha kecil, pedagang misalnya," ungkap Lukita.

Dia mengakui, dampak pertumbuhan ekonomi terhadap masyarakat Batam tidak akan memberikan efek ikutan kepada seluruh masyarakat. Namun, pertumbuhan hanya akan dirasakan secara parsial oleh mereka yang terlibat langsung dalam prosesnya. Oleh karena itu, masih menurut Lukita, pemerintah harus mengambil peran untuk memeratakannya.

"Karena efek ikutannya belum tentu, maka pemerintah harus menyelaraskan, bekerja untuk membuat pertumbuhan ekonomi ini berkeadilan, sehingga dapat dirasakan oleh berbagai kalangan," tegasnya.

Strategi pemerataan yang ditawarkan Lukita adalah dengan menggerakkan sektor lain agar dapat bergerak, dengan menggenjot sektor ekonomi kerakyatan. Dia mencontohkan, jika investasi manufaktur menjadi faktor utama dalam pertumbuhan ekonomi, pemerintah harus bekerja untuk memastikan sektor ekonomi mikro berkembang, dengan menghubungkan keduanya.

"Satu sisi kita harus menarik investasi masuk dan membuatnya bertahan di Batam, secara bersamaan, ekonomi mikro harus didorong untuk berkembang, sebagai mitra strategis misalnya," terang Lukita.

Pemerintah, dikatakan Lukita, harus jeli melihat faktor penentu pertumbuhan itu agar dapat berupaya membuat sektor yang lemah menjadi kuat. Apabila industri sudah kondusif dan berjalan sesuai rel-nya, pemerintah dapat fokus menggenjot sektor lain seperti maritim, wisata dan industri kecil.

Agenda wisata, pembangunan destinasi baru, dan peningkatan pendapatan nelayan dari sektor budidaya menjadi fokus yang akan dikerjakan Lukita. Khusus perikanan budidaya, Lukita menyebut peluangnya masih sangat besar dan dapat meningkatkan pendapatan serta menekan pengeluaran nelayan sekaligus.

Jika dipercaya mengemban amanat sebagai Wali Kota Batam, Lukita berjanji akan bekerja keras untuk menyelaraskan pertumbuhan dan membuatnya berkeadilan. Pemerataan efek pertumbuhan ekonomi itu akan dibarengi dengan berbagai upaya untuk memastikan sejumlah kebutuhan dasar menjadi lebih terjangkau. Sementara ekonomi digenjot, dia juga akan memastikan kebutuhan pendidikan, kesehatan dan transportasi maupun energi dapat diakses dengan biaya yang masuk akal.

"Ujungnya adalah kesejahteraan yang merata," pungkas Lukita. *

Editor: Rio Batubara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved