Senin, 27 April 2026

BATAM TERKINI

Pembersihan Eceng Gondok di Dam Duriangkang Baru Capai 3 Hektar, Ini Pesan BP Batam

Dendi mengatakan, keberhasilan pembersihan eceng gondok memang sangat dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama para pihak di Kota Batam

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ROMA ULY SIANTURI
Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Pemerintah Kota Batam melaksanakan pembersihan eceng gondok di daerah tangkapan air waduk Duriangkang, Kamis (28/11/2019) pagi. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pembersihan eceng gondok di Dam Duriangkang oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Pemerintah Kota (Pemko) Batam baru selesai sekitar 30 ribu meter per segi atau sekitar 3 hektar (ha).

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Humas dan Promosi Badan Pengusahaan (BP) Batam, Dendi Gustinandar.

"Keberhasilan pembersihan eceng gondok ini memang sangat dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama para pihak di Kota Batam," ujarnya, Kamis (26/12/2019).






Kolaborasi, kata dia, tidak hanya dibutuhkan dalam membersihkan. Namun juga untuk membantu dalam mencegah masuknya limbah domestik dan pupuk ke dalam genangan waduk.

"Sehingga pembersihan eceng gondok yang ada di dalam waduk Duriangkang, lebih maksimal," tuturnya.

Diketahui, luasan eceng gondok di waduk Duriangkang sudah mencapai sekitar 180 ha dari genangan waduk seluas 2.400 ha pada elevasi 7.5 meter.

Wawako Batam Amsakar Pantau Suasana Nobar Gerhana Matahari di Dataran Engku Putri

Susi Pudjiastuti Sebut Nama Jokowi Terkait Penyelundupan Benih Lobster, Terus Lakukan Kritisnya

Pada 2020 mendatang, pihaknya tetap melanjutkan pembersihan eceng gondok di Waduk Duriangkang. Yakni dengan menggunakan peralatan satu unit harvester atau mesin pembersih eceng gondok.

Dendi berharap kerjasama semua pihak melanjutkan pembersihan Waduk Duriangkang pada tahun 2020 mendatang. Agar upaya penanganan eceng gondok di Waduk Duriangkang sebagai 70 persen sumber air baku di Kota Batam, dapat dilaksanakan secara tepat dan efisien sesuai dengan target waktu yang ditetapkan

"Kegiatan seperti ini perlu untuk mendapat masukan dari para ahli," tuturnya.

Ia melanjutkan sebagai tindak lanjut pelaksanaan gotong royong (goro) pembersihan eceng gondok di Waduk Duriangkang, telah digelar goro. Pada goro 28 November 2019 lalu bahkan dibantu personel KODIM 0316 dan beberapa warga setempat.

Pembersihan eceng gondok juga menggunakan excavator untuk membantu percepatan pembersihan.

Crystal Computer Berikan Promo Awal Tahun Baru, Harga Beli Laptop Lebih Terjangkau    

Gaya Makeup 2020 Mulai Menampakkan Kerlip-nya, Simak 10 Prediksinya Disini!

"Pembersihan dilaksanakan secara bertahap dan berulang sebagai upaya menuntaskan kegiatan pembersihan tersebut," imbuhnya.

Sebelumnya Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Pemerintah Kota Batam melaksanakan pembersihan eceng gondok di daerah tangkapan air waduk Duriangkang, Kamis (28/11/2019) pagi. Kegiatan ini melibatkan 500 personel.

Kegiatan gotong royong ini melibatkan lintas satuan kerja terdiri dari Kantor Pengelolaan Air dan Limbah BP Batam, Ditpam BP Batam, Pol PP, Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup kota Batam, dan TNI-Polri.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan kegiatan pembersihan tersebut merupakan peran pemerintah dalam menjaga ketersedian air di kota Batam dan ingin menunjukkan kepada masyarakat untuk bersama melestarikan lingkungan terutama waduk di Batam.

“Kegiatan ini adalah bentuk kerja sosial yang akan menyelamatkan seluruh kota batam yaitu menyelamatkan air agar tidak berkurang dan bisa dinikmati, digunakan untuk keperluan masyarakat,” ujar Rudi saat memberikan arahan apel pelaksanaan pembersihan eceng gondok di Alun - Alun Engku Putri, Batam Centre.

Pesatnya pertumbuhan eceng gondok di perairan waduk Duriangkang saat ini tumbuh dengan luasan 180 hektare di permukaan waduk seluas 2.300 hektare tersebut. Hal ini menurutnya jelas dapat mengkhawatirkan ketersediaan debit air di Kota Batam. Di sisi lain Rudi tidak menampik keterbatasan anggaran untuk merevitalisasi waduk. Untuk itu pihaknya menginisiasi kegiatan pembersihan waduk dengan melibatkan SDM yang dimiliki. (tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved