Senjak Susi Pudjiastuti Tidak Menjabat Menteri KKP, Laut Natuna Kembali Jadi Sasaran Ilegal Fishing

Namun setelah Susi Pudjiastuti diganti Presiden Jokowi dengan Edhy Prabowo memipin Kementerian Kelautan dan Perikanan, kebijakan menggelamkan kapal as

Istimewa
ABK dari Kapal yang ditangkap KKP karena melakukan ilegal fishing 

Susi Tak Lagi Menjabat, Kapal Vietnam Berpesta Pora Mencuri Ikan di Natuna, Pukat Gandeng Ditebar

TRIBUNBATAM.id - Tidak ada lagi penenggelaman kapal yang dilakukan Menteri Kelautan dan Perikanan membuat laut Indoneisa kembali dijajah oleh para nelayan asal Vietnam dan Thailand.

Mereka seolah leluasa mengambil ikan di perairan Indonesia.

Saat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dipimpin Susi Pudjiastuti, kapal berbendera luar jera memasuki perairan Indonesia khususnya di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Terungkap, Sepasang Kekasih Tewas Terbakar Dipicu Masalah Ini, Bawa Bensin Botolan ke Kosan

Hukum, Niat, dan Tata Cara Sholat Jumat Wajib bagi Laki-laki, Dianjurkan Pakai Wangi-wangian

Dilanda Cuaca Buruk, Lima Orang Warga Bogor Disambar Petir Secara Bersamaan, Ada yang Meninggal

Para kapal asing pencuri ikan tersebut takut lantaran Susi Pudjiastuti tidak segan-segan menenggelamkan kapal pencuri ikan atau kapal yang melakukan illegal fishing di perairan Indonesia.

 

Sekretaris Jenderal Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA), Susan Herawati, mengatakan aksi Susi itu ampuh membuat jera para pelaku pencuri ikan dan membuat nelayan tak takut menghadapi mereka.

Lukita Ingatkan Soal Bonus Demografi; Jika Tidak Disiapkan, Bisa Jadi Bencana Pengangguran

"Nelayan jadi gagah di tengah-tengah kapal-kapal asing. Pride itu yang didapat dalam periode Susi," imbuh Susan dikutip dari BBC Indonesia.

Tak cuma itu, gara-gara Susi menenggelamkan kapal, hasil tangkapan nelayan tradisional di wilayah Indonesia timur meningkat kira-kira 20%.

 

Tim Satgas Anti Ilegal Fishing 115 bersama Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menenggelamkan tiga kapal asing penangkap ikan, di Perairan Belawan, Sumatera Utara, Sabtu (11/5/2019). Penenggelaman tiga kapal berbendera Myanmar, Malaysia dan Thailand di area laut Belawan tersebut bersamaan dengan penenggelaman kapal di Kepulauan Natuna.
Tim Satgas Anti Ilegal Fishing 115 bersama Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menenggelamkan tiga kapal asing penangkap ikan, di Perairan Belawan, Sumatera Utara, Sabtu (11/5/2019). Penenggelaman tiga kapal berbendera Myanmar, Malaysia dan Thailand di area laut Belawan tersebut bersamaan dengan penenggelaman kapal di Kepulauan Natuna. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Namun setelah Susi Pudjiastuti diganti Presiden Jokowi dengan Edhy Prabowo memipin Kementerian Kelautan dan Perikanan, kebijakan menggelamkan kapal asing sudah tidak jadi prioritas lagi.

Menteri Edhy Prabowo menyebutkan bahwa program Susi berupa penenggelaman kapal asing adalah jalan terakhir yang dilakukan kementerian.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved