Advertorial

Bakal Calon Wali Kota Batam Lukita Dinarsyah Tuwo Menyoroti Dunia Kreatif di Batam

Sebagai kota industri yang menyedot pekerja dari berbagai wilayah di Indonesia, Batam dipastikan mampu menyuguhkan kekayaan budaya nusantara.

Bakal Calon Wali Kota Batam Lukita Dinarsyah Tuwo Menyoroti Dunia Kreatif di Batam
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Lukita Dinarsyah Tuwo saat memperoleh rekor MURI dalam membuat roti jala terpanjang se-Indonesia di acara Funtastic Ragam Indonesia Tahun 2018 lalu. 

Bakal Calon Wali Kota Batam Lukita Dinarsyah Tuwo Menyoroti Dunia Kreatif di Batam

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Lukita Dinarsyah Tuwo menyatakan, sektor ekonomi kreatif di Batam memiliki potensi dan peluang menjadi motor penggerak industri pariwisata kota.

Ditemui di Jakarta, Senin (23/12/2019) Lukita mengungkapkan, optimismenya Batam akan menjadi kutub seni, budaya dan festival Indonesia jika ada upaya menggali potensi keberagaman budayanya.

Sebagai kota industri yang menyedot pekerja dari berbagai wilayah di Indonesia, Batam dipastikan mampu menyuguhkan kekayaan budaya nusantara dengan apik.

"Sewaktu saya di BP Batam, saya bikin Batam Menari, Festival Roti Jala dan Batam Carnival, itu embrio yang diharapkan bisa jadi festival besar nanti ke depannya," kata Lukita.

Meskipun mengusung target ambisius pertumbuhan ekonomi 7 persen pada tahun kedua, Lukita tetap memberikan porsi yang besar pada dunia kreatif.

Selain diharapkan dapat mengorbitkan talenta kreatif dari kalangan anak muda di Batam itu bagi Lukita adalah salah satu faktor yang dapat mempengaruhi indeks kebahagiaan warga.

Bakal Calon Wali Kota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo bersama UKM Batam di acara Batam Menari Tahun 2018 lalu.
Bakal Calon Wali Kota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo bersama UKM Batam di acara Batam Menari Tahun 2018 lalu. (TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA)

Batam Menari dan Festival Roti Jala yang awalnya adalah upaya pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) itu dikatakan Lukita sebagai modal yang harus direspon oleh kalangan kreatif di Batam.

Jika menjadi agenda rutin, dia yakin akan banyak sanggar-sanggar seni budaya yang berlatar belakang etnisitas asal warga Batam akan tumbuh subur.

Pada gilirannya, kesenian dan kebudayaan menjadi salah satu warna yang menjadi identitas Kota Batam.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved