Advertorial

Bakal Calon Wali Kota Batam Lukita Dinarsyah Tuwo Menyoroti Dunia Kreatif di Batam

Sebagai kota industri yang menyedot pekerja dari berbagai wilayah di Indonesia, Batam dipastikan mampu menyuguhkan kekayaan budaya nusantara.

TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Lukita Dinarsyah Tuwo saat memperoleh rekor MURI dalam membuat roti jala terpanjang se-Indonesia di acara Funtastic Ragam Indonesia Tahun 2018 lalu. 

Setelah menjadi sebuah kultur, pemerintah hanya tinggal mengerjakan pengemasan dan promosi.

Dari kedua kegiatan yang pernah dilakukannya saat menjabat Kepala BP Batam itu Lukita berharap Batam memiliki festival tari dan kuliner bertaraf nasional.

Festival itu jika diurus dan dikembangkan akan menjadi sebuah paket wisata yang mampu mendatangkan pelancong dari berbagai belahan dunia.

"Jember Fashion Carnival, Java Jazz dan Solo Batik Carnaval awalnya juga sebuah embrio kecil, tidak serta merta besar begitu," tutur Lukita.

Di sisi lain, Lukita juga melihat banyak peluang untuk mengemas hobi generasi muda Batam menjadi industri kreatif.

Dia mengaku beberapa kali menghadiri undangan komunitas hobiis yang ada di Batam dan melihat mereka sebagai pionir-pionir industri kreatif ke depannya.

Generasi muda dikatakannya harus didampingi dan didorong untuk berkiprah lebih banyak lagi, sesuai hobi kreatif yang disukainya.

Lukita mencontohkan, saat dirinya berkunjung ke Kinema, sebuah studio animasi di bilangan Nongsa yang mengerjakan order program dari berbagai negara, dia melihat sendiri bagaimana anak-anak muda bekerja.

Generasi millenial yang membuat animasi itu adalah satu potret kreativitas yang menemukan jalurnya dan mendapatkan nilai ekonomi dari bidang yang disukainya.

Dari kunjungannya itulah Lukita merasa optimistis, Batam mampu menjadi rumah besar bagi pekerja kreatif.

Halaman
123
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved