TAHUN BARU 2020

Warga Tanjungpinang Dilarang Rayakan Tahun Baru 2020, Dianjurkan Gelar Doa dan Dzikir

Syahrul mengaku larangan ini bertujuan untuk mewujudkan dan meningkatkan kecintaan terhadap budaya dan adat-istiadat setempat.

Warga Tanjungpinang Dilarang Rayakan Tahun Baru 2020, Dianjurkan Gelar Doa dan Dzikir
tribunnews batam/argianto
Ilustrasi pesta kembang api. 

Warga Tanjungpinang Dilarang Rayakan Tahun Baru 2020, Dianjurkan Gelar Doa dan Dzikir

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Pemerintah Kota Tanjungpinang menghimbau warganya untuk tidak merayakan malam pergantian tahun dari 2019 - 2020 Masehi tanggal 31 Desember mendatang.

Wali Kota Tanjungpinang, Syahrul mengatakan pemerintah akan mengeluarkan surat edaran terkait imbauan untuk todak menggelar pesta atau membakar kembang api hingga petasan.

"Surat edarannya sudah siap, Senin depan sudah dipastikan tersebar semua ke seluruh warga Tanjungpinang," kata Syahrul, Sabtu (28/12/2019).

Syahrul mengaku larangan ini dilakukan bertujuan untuk mewujudkan dan meningkatkan kecintaan terhadap budaya dan adat-istiadat setempat dalam perayaan malam tahun baru di kota Gurindam ini.

Agar menggelar doa dan zikir bersama banyak hal lain yang lebih positif dapat dilakukan dalam mensyukuri dan menikmati pergantian tahun 2020 masehi dengan menggelar doa bersama atau zikir bersama.

BISA DICONTEK! 20 Kata Mutiara Sambut Tahun Baru 2020, Cocok Dibagikan Lewat Whatsapp Atau Instagram

Bahkan doa atau zikir bersama ini nantinya akan dikomandoi oleh masing-masing mushola dan masjid yang tersebar diseluruh kota Tanjungpinang.

"Insyaallah jika diawal dimulai dengan perbuatan yang positif, kedepan kota Tanjungpinang juga akan tumbuh dan berkembang secara positif," paparnya.

"Dan semoga kota Tanjungpinang semakin aman, damai, kondusif dan sejahtera," katanya.

Mengedepankan toleransi

Sementara itu Kapolres Tanjungpinang AKBP Muhammaf Iqbal berharap bagi warga yang menggelar perayaan tahun baru untuk tidak berlebihan dan selalu mengedepankan suasana kondusif.

Selain itu, Iqbal berharap agar warga Tanjungpinang juga mengedepankan rasa saling menghargai dan mengedepankan toleransi jika ada sebagian warga yang menggelar kegiatan lain di malam perayaan pergantian tahun.

"Tetap ciptakan suasana kondusif dan toleransi serta todak mengedepankan ego pribadi kepada orang lain. Sekali lagi yang terpenting toleransi antar sesama tetap dikedepankan demi Tanjungpinang yang aman dan kondusif," jelasnya.

*Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Warga Tanjungpinang Dilarang Merayakan Malam Tahun Baru"

Editor: Tri Indaryani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved