HEADLINE TRIBUN BATAM

Kami Kira Gempa dan Pesawat Jatuh, Tanah Timbunan di Belakang Pasar Induk Amblas

Timbunan tanah milik perusahaan swasta di kawasan sekitar Pasar Induk, Jodoh, amblas, Minggu (29/12/2019) dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB.

Kami Kira Gempa dan Pesawat Jatuh, Tanah Timbunan di Belakang Pasar Induk Amblas
wahyu indri yatno
halaman 01 TB 

Kami Kira Gempa dan Pesawat Jatuh, Tanah Timbunan di Belakang Pasar Induk Amblas

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Timbunan tanah milik perusahaan swasta di kawasan sekitar Pasar Induk, Jodoh, amblas, Minggu (29/12/2019) dini hari, sekitar pukul 03.30 WIB.

Amblasnya tanah ini menimbulkan pergerakan tanah di sekitarnya sehingga puluhan rumah rusak-parah seperti dilanda gempa.

Menurut pengakuan Raja Iwan, Lurah Tanjunguma, timbunan tanah tersebut membuat kawasan pemukiman di RT 04/RW 04 mengalami kerusakan yang cukup parah.

Sejumlah bangunan runtuh sehingga ratusan warga saat ini terpaksa mengungsi.

"Itu kan timbunan tanah bekas penggusuran pasar kemarin. Tanahnya itu tinggi, bisa jadi itu yang menyebabkan rumah di sekitarnya jadi naik,” ujar pria yang akrab disapa Iwan ini kepada TRIBUNBATAM.id di lokasi, Minggu (29/12/2019).

Iwan menduga bagian bawah timbunan tanah ribuan ton itu lunak sehingga saat terjadi tekanan di atasnya, langsung amblas ke bawah.

60 Rumah Rusak, 1 Warga Tewas Akibat Tanah Amblas dan Longsor di Belakang Pasar Induk Jodoh Batam

Iwan sendiri mengaku belum tahu perusahaan pemilik timbunan tanah itu untuk membahas bencana yang dialami oleh warganya.

"Sampai sekarang kami cari di kantornya tidak ada orang, nanti dicari lagi untuk mediasi bagaimana solusi terbaiknya," ungkap Iwan.

Tanah timbunan setinggi 30 meter itu terletak di belakang Pasar Induk Jodoh.

Halaman
1234
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved