Breaking News:

Cenderung Menurun, Bobot Sampah Usai Malam Pergantian Tahun di Jakarta Tembus 125 Ton

Turunnya jumlah sampah disinyalir karena hujan sejak Selasa sore membuat masyarakat tidak terlalu euforia merayakan pergantian tahun di luar.

Editor: Septyan Mulia Rohman
Tribunnews.com/Jeprima
Warga antusias menikmati malam pergantian tahun 2020 di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (1/1/2020) dini hari. Sejumlah warga terlihat mengenakan payung ataupun jas hujan. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta merinci bobot sampah yang dihasilkan usai malam pergantian tahun baru mencapai 125 ton. 

Angka tersebut menurun dibandingkan berat sampah saatl perayaan tahun baru sebelumnya yang mencapai 327 ton.

Turunnya jumlah sampah disinyalir karena hujan yang mengguyur ibu kota sejak Selasa sore membuat masyarakat tidak terlalu euforia merayakan pergantian tahun di tempat terbuka.

Di sisi lain, masyarakat dinilai sudah melaksanakan imbauan Pemprov DKI untuk membawa wadah makanan dan minumannya sendiri.

"Sampah yang terkumpul pada malam perayaan pergantian tahun sebanyak 125 ton. Jumlah ini turun dari tonase tahun lalu yang mencapai 327 ton," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih kepada wartawan, Rabu (1/1/2020).

Wilayah yang jadi penyumbang sampah terbesar adalah kawasan Monas 15 ton, Bundaran HI 7 ton, sepanjang Jalan Sudirman - MH Thamrin 8 ton.

Selebihnya, berasal dari titik kumpul keramaian warga Jakarta yang merayakan tahun baru.

"Begitu acara usai dan massa mencair, proses pembersihan langsung dimulai," jelas dia.

Proses pembersihan bisa cepat dilakukan karena sebelumnya pihak Pemprov DKI telah lebih dulu menyosialisasikan pembagian ribuan kantong sampah kepada para pedagang kaki lima.

Ratusan tong sampah juga disebar di titik keramaian.

Sehingga hal ini memudahkan masyarakat membuang sampah pada tempatnya karena sampah sudah terkumpul.

Sementara untuk pembersihan sampah di jalanan, Dinas Lingkungan Hidup turut mengerahkan kendaraan road sweeper alias truk penyapu jalan yang mempercepat proses pembersihan.

"Kami apresiasi kepedulian warga yang telah meletakan sampah di tempatnya. Itu sangat membantu petugas," ucap dia.

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved