LIGA ITALIA

Maurizio Sarri Dikritik Karena Juventus Gagal di Piala Super Italia, Pjanic: Beri Pelatih Waktu

Sementara itu, di Liga Champions, leg pertama babak 16 besar kontra Lyon, baru akan dilaksanakan pada 27 Februari 2020

Maurizio Sarri Dikritik Karena Juventus Gagal di Piala Super Italia, Pjanic: Beri Pelatih Waktu
TWITTER/JUVENTUS
Maurizio Sarri resmi menjadi pelatih Juventus 

TRIBUNBATAM.id, TURIN - Gelandang andalan Juventus, Miralem Pjanic, memberikan pembelaan untuk pelatihnya, Maurizio Sarri, seusai gagal meraih gelar juara Piala Super Italia 2019.

Klub berjuluk Si Nyonya Besar itu harus takluk dari Lazio pada laga yang digelar di Stadion King Saud University, Minggu (22/12/2019) lalu.

Pada laga yang sekaligus menutup rangkaian tahun 2019 tersebut, Juventus kalah dengan skor 1-3.

Sudah Berusia 38 Tahun, Ada Tugas Lain yang Diinginkan AC Milan pada Zlatan Ibrahimovic

Bursa Transfer Liga 1 2020 - Banyak Tawaran, Ini yang Bikin Beto Goncalves Bertahan di Madura United

Transfer Pemain - Borussia Dortmund Rekrut Erling Haaland, Julian Weigl Pindah ke Benfica

Tiga gol Lazio dicetak oleh Luis Alberto Romero (16'), Senad Lilic (73'), dan Danilo Cataldi (90+4').

Sementara itu, satu gol Juventus hadir melalui aksi Paulo Dybala pada menit ke-45.

Kekalahan tersebut sontak menuai kritik para penggemar klub asal Turin itu.

Kritik yang dilancarkan jelas mengarah kepada sang pelatih anyar, Maurizio Sarri.

Pelatih asal Italia tersebut baru bergabung bersama Juventus pada awal musim 2019-2020.

Sebelum kehadiran Sarri, Juventus ditangani oleh Massimiliano Allegri yang mampu mempersembahkan gelar juara Serie A, lima kali berturut-turut.

Bahkan, pelatih yang juga berasal dari Italia tersebut, turut sukses merebut Piala Super Italia musim 2018-2019.

Halaman
12
Editor: nandrson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved