Breaking News:

Pria Ini Serahkan Anaknya Kepada Bekas Bos, Sebut Anaknya Lebih Mirip Dengan Mantan Majikannya

Personel Polsek Kuta Alam, menangkap YS (36) warga salah satu gampong di Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa (24/12/2019) sekitar pukul 15.30 W

Editor: Eko Setiawan
For Serambinews.com
Kapoksek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dhiza Fezuono (tengah) didampingi Kanit Reskrim dan personel Polsek Kuta Alam, menghadirkan dua tersangka penelantaran bayi, Selasa (31/12/2019). 

TRIBUNBATAM.id - Merasa kecewa karean anak tidak mirip dengan dirinya, seorang pemuda memberikan anak tersebut kepada mantan bosnya.

Menurutnya sang bayi itu lebih mirip mantan bosnya ketimbang dirinya yang merupakan ayahnya sendiri.

Personel Polsek Kuta Alam, menangkap YS (36) warga salah satu gampong di Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, Selasa (24/12/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

DPRD Gunung Kidul Yogyakarta Anggarkan Rp 1,8 Miliar untuk Penanggulangan Bunuh Diri

Remaja Putri Tewas Dalam Kecelakaan Tunggal, Tabrak Tumpukan Pasir dan Terpental Hingga 8 Meter

Patroli Bersepeda Razia Orang Pacaran di Tempat Gelap Saat Malam Pergantian Tahun di Karimun

Pasalnya tersangka beranggapan anak perempuannya yang dilahirkan dua bulan lalu itu tidak mirip dengan dirinya atau istrinya.

Melainkan tersangka YS menuduh bayinya itu lebih mirip orang lain, yakni mantan tokenya itu.

Padahal bayi perempuan tersangka Yudi tersebut baru berumur 2 bulan.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kapolsek Kuta Alam Iptu Miftahuda Dhiza Fezuono SIK, mengatakan bayi perempuan yang diketahui bernama Asmaul Husna (2 bulan) itu dibawa oleh tersangka.

Bayi tak berdosa itu dibawa oleh tersangka YS, ayah dari bayi Asmaul Husna kepada IN, pada Selasa (24/12/2019) sekitar pukul 07.45 WIB.

Pada saat itu, tersangka YS dibantu oleh BU (15) seorang anak di bawah umur yang diajak oleh YS.

Pelaku YS yang menjumpai IN, meminta mantan majikannya itu untuk menerima bayi tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved