Advertorial

100 Hari Ex Officio, Rian Ernest: Janji Pak Rudi Hapus UWTO Sudah Sampai Mana?

Balon Wali Kota Batam Rian Ernest menyinggung mengenai janji HM Rudi untuk menghapuskan Uang Wajib Tahunan Otorita Batam (UWTO).

100 Hari Ex Officio, Rian Ernest: Janji Pak Rudi Hapus UWTO Sudah Sampai Mana?
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Bakal calon Wali Kota Batam jalur independen, Rian Ernest, saat melakukan blusukan ke Ruli Batu Aji, pada Jumat (3/1/2020).  
 
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Genap sudah 100 hari Wali Kota Batam, HM Rudi menjabat sebagai Ex Officio Kepala BP Batam sejak dilantik oleh Darmin Nasution selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam, pada Jumat (27/9/2019) lalu, di Jakarta.
Menanggapi hal ini, bakal calon Wali Kota Batam jalur independen, Rian Ernest, turut membuka suara.
Rian Ernest menyinggung mengenai janji HM Rudi untuk menghapuskan Uang Wajib Tahunan Otorita Batam (UWTO).









"Janji Pak Rudi menghapus UWTO sudah sampai mana? Dengan sudah menjadi Kepala BP Batam, Pak Wali Kota tinggal tunaikan janjinya saja," ujarnya, Sabtu (4/1/2020).
Rian juga berperdapat bahwa tidak ada perubahan yang signifikan sejak Rudi menjabat sebagai Ex Officio Kepala BP Batam. 
Ibarat sudah menjalankan 2 kapal dengan 1 mesin, nyatanya permasalahan di Batam tak kunjung selesai.
Beberapa permasalahan tersebut diantaranya, seperti konflik antara taksi online dan taksi konvensional, serta masih banyaknya jumlah pengangguran di Kota Batam.
"Iklim pariwisata yang setiap akhir pekan berlimpah akan terus terguncang konflik taksi yang tidak berujung. Perlu ada ketegasan dari Wali Kota yang punya wewenang penuh atas taksi online," ujar Rian.
"Kita sayangkan, saat kota besar lain di Indonesia menikmati keuntungan ekonomi dari wisatawan yang mendapatkan kemudahan transportasi, Batam malah menyia-nyiakan kesempatan emas meningkatkan kue ekonomi warga Batam secara keseluruhan," lanjut Rian.
Bakal calon Wali Kota Batam yang berjanji akan menggratiskan PBB dan membuat UWTO bisa dicicil perbulan ini juga menyebutkan, bahwa jabatan ex officio HM Rudi belum berdampak baik terhadap perekonomian di Kota Batam.
"Belum ada gebrakan dari sisi investasi dan dunia usaha, untuk mengatasi sulitnya mencari lapangan kerja. Rata-rata pengangguran Batam berada jauh di atas angka nasional," tutupnya. (*)
 
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved