Berkabung atas Kematian Jendral Qassem, Iran Bersumpah Balas Dendam, Hastag #Worldwar3 Trending

Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, memerintahkan tiga hari berkabung atas kematian Qassem Suleimani.

Berkabung atas Kematian Jendral Qassem, Iran Bersumpah Balas Dendam, Hastag #Worldwar3 Trending
The Guardian
Paska kematian Jendral Qaseem Soleimani karena perintah Presiden AS Donald Trump. Unjuk rasa berkumandang di Iran 

TRIBUNBATAM.id - Presiden Donald Trump terbukti memerintahkan serangan udara yang menewaskan jenderal paling kuat Iran, Qassem Suleimani.

Aksi balas dendam pun telah dicanangkan, bahkan akan dibantu sekutu Iran di Timur Tengah. Mereka mencap Trump sebagai Penjahat Amerika.

Seperti Ditulis The Guardian, Pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, memerintahkan tiga hari berkabung atas kematian Qassem Suleimani.

Qassem Suleimani (tengah) tewas dalam sebuah serangan AS atas perintah Presiden Donald Trump.
Qassem Suleimani (tengah) tewas dalam sebuah serangan AS atas perintah Presiden Donald Trump. (foreignpolicy.com)

Komandan Jenderal Angkatan Quds Iran tersebut.

Presiden Iran, Hassan Rouhani, mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Bawa Suleimani adalah martir yang akan membuat Iran lebih tegas untuk melawan ekspansionisme Amerika.

Juga untuk mempertahankan nilai-nilai Islam kita. Tanpa ragu, Iran dan negara-negara pencari kebebasan lainnya di kawasan itu akan membalas dendam. "

"Kemartiran Soleimani .oleh agresor dan penjahat Amerika telah membuat sedih hati bangsa Iran dan semua bangsa di kawasan itu," kata Rouhani lagi dalam sebuah pernyataan yang diposting di situs web pemerintah Iran.

"Tindakan keji dan pengecut ini adalah tanda lain dari keputusasaan dan kelemahan Amerika di wilayah ini," tambah presiden.

Menteri luar negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, mengatakan di Twitter: “Tindakan terorisme internasional AS, menargetkan & membunuh Jenderal Suleimani - pasukan paling efektif melawan Daesh (ISIS), Al Nusrah, Al Qaeda dkk - sangat berbahaya & eskalasi bodoh. AS memikul tanggung jawab atas semua konsekuensi dari petualangan jahatnya. ”

Sekutu yang berbasis di Teheran di Lebanon, Hizbullah, juga berjanji akan membalas pembunuhan itu.

Di Irak, Hadi al-Ameri, sekutu Iran dan kepala Organisasi Badr paramiliter, meminta semua faksi Irak untuk mengusir pasukan asing.

Tidak ada pejabat Iran yang merinci jenis pembalasan apa yang sedang direncanakan atau untuk kapan.

Halaman
1234
Editor: Aminudin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved