Cerita Haru Ibu Hamil Korban Longsor, Alami Pendarahan, Harus di Tandu ke Puskesmas Sejauh 22 KM

Desa Pasar Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor menjadi satu diantara kawasan yang terisolir setelah longsor di awal tahun baru 2020.

TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Kisah Ibu Hamil Korban Longsor Pendarahan 3 Hari Kurang Makan, Ditandu ke Puskesmas Berjarak 22 Km 

TRIBUNBATAM.id - Ibu hamil korban longsor terpaksa harus ditandu untuk menuju puskesmas.

Kondisinya yang pendarahan dan kurang asupan makanan membuat dirinya lemas.

Korbanpun harus ditandung dan melintasi jalan yang rumit.

Kisah sedih ibu hamil korban longsor di Desa Pasir Madang alami pendarahan usai tiga hari kurang makan diungkap sang suami, Rozak.

Desa Pasar Madang, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor menjadi satu diantara kawasan yang terisolir setelah longsor di awal tahun baru 2020.

Longsor terjadi akibat hujan deras pada Rabu (1/1/2020) lalu.

Ribuan warga korban longsor harus bertahan tanpa air bersih dan listrik.

Akibatnya, kehidupan warga cukup berat karena minimnya bantuan yang datang usai akses jalan lumpur karena tertutup longsor.

Duloh (60), satu diantara warga setempat menuturkan, sekitar 1.500 warga mengungsi ke lokasi berbeda.

"Ada sekitar 30 rumah yang kena longsor. Pokoknya 450 KK ngungsi semua, kampung ini aja, Ciputih Tonggoh," ucap Duloh.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved