Laka Kerja di Karimun

Satreskrim Polres Karimun Periksa 4 Pekerja Setelah Laka Kerja di Perusahaan Tambang Granit

Selain 4 pekerja, Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono bakal memanggil pihak perusahaan tambang granit setelah laka kerja tewasnya Maryono.

Satreskrim Polres Karimun Periksa 4 Pekerja Setelah Laka Kerja di Perusahaan Tambang Granit
tribunbatam.id/elhadifputra
Petugas Rumah Sakit Bukit Timah (RSBT), Karimun, membawa jenazah Maryono, korban kecelakaan kerja (laka kerja) sebuah perusahaan tambang granit ke ambulans. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Dugaan kecelakaan kerja (laka kerja) yang dialami Maryono, pekerja PT Pasific Granitama, sebuah perusahaan tambang granit di Desa Pangke, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri pada Sabtu (4/1/2020) masih diselidiki pihak kepolisian.

Sehari setelah kejadian, polisi memeriksa empat orang pekerja yang berada di lokasi saat kecelakaan terjadi.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono yang dikonfirmasi melalui sambungan seluler mengatakan, pihaknya juga telah membatasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan garis polisi.

"Sudah diberi garis polisi. Untuk manajemen dalam proses dimintai keterangan," kata Herie, Minggu (5/1/2020).

Sebelum tergilas roda mesin conveyor, pekerja lain sempat melihat kondisi pria 41 tahun itu tidak stabil.

Hal ini terungkap dari hasil keterangan rekan-rekan Maryono kepada polisi.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono mengatakan para saksi melihat korban Maryono berdiri di dekat konveyor dengan kondisi yang tidak stabil.

"Dari keterangan saksi Arya, korban berada di konveyor. Saksi Arya melihat korban tidak stabil berdirinya. Dia lalu mematikan mesin dan melihat korban sudah terjepit di konveyor," ungkap Herie.

Kondisi korban diakui Herie cukup parah. Kondisi badan korban terpisah.

Para pekerja mengevakuasi korban dengan cara memotong karet konveyor. Ia lalu dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Karimun.

"Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Kami masih lanjut penyelidikan," tambah Herie.(tribunbatam.id/elhadifputra)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved