Konflik Laut Natuna

Sejarah Natuna Bermula dari Kesultanan Riau, Sempat Jadi Rebutan Belanda dan Inggris

Natuna awalnya wilayah Kesultanan Riau. Pada 18 Mei 1956 sudah didaftarkan sebagai milik Indonesia ke PBB.

Sejarah Natuna Bermula dari Kesultanan Riau, Sempat Jadi Rebutan Belanda dan Inggris
Capture @KompasTV
TNI Siaga Tempur di Natuna. Belakangan kawasan itu diklaim China dan sejumlah kapal asing masuk ke perairan Natuna menangkap ikan 

TRIBUNBATAM.id - Wilayah Natuna sedang menjadi perbincangan setelah kapal-kapal nelayan dan Coast Guard China masuk ke wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di perairan Kepulauan Natuna.

China pun mengklaim kalau kapal nelayan dan coast guard tak melanggar kedaulatan Indonesia.

Dasar yang dipakai Negeri Tirai Bambu mengklaim perairan Natuna adalah sembilan garis putus-putus atau nine dash line.

Secara administratif, Natuna masuk dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). 

Secara geografis, Natuna berada di garis terdepan yang langsung dengan beberapa tetangga. Bahkan, lokasinya menjorok ke tengah Laut China Selatan yang membuat rentan disengketakan.

Letaknya diapit oleh wilayah Malaysia, yaitu Semenanjung Malaya di Barat, dan Sarawak di Pulau Bornoe.

Laut Natuna
Laut Natuna (Ist)

Lebih dekat dengan Malaysia secara geografis, kenapa Natuna dimasukkan dalam teritori Indonesia?

Dikutip Kompas.com dari Encyclopedia Britanica, Minggu (5/1/2010), sejatinya Kepulauan Natuna dengan tujuh pulau di sekitarnya, pada abad ke-19 adalah wilayah Kesultanan Riau dan pada 18 Mei 1956 sudah didaftarkan sebagai milik Indonesia ke PBB.

Cerita Natuna sampai ke tangan Indonesia memiliki catatan sejarah panjang.

Natuna yang terdiri dari beberapa pulau ini sempat jadi perebutan sengit antara, dua kekuatan besar saat itu, Belanda dan Inggris di tahun-tahun awal kedatangan bangsa Eropa ke Nusantara.

Halaman
1234
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved