Cuaca Buruk, Kapal dari Pelabuhan Tanjungpinang Tujuan Malaysia Sempat Ditunda Berangkat

Penundaan keberangkatan kapal feri di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang sebelumnya pernah dilakukan oleh KSOP di 2019 tujuan Singapura.

Cuaca Buruk, Kapal dari Pelabuhan Tanjungpinang Tujuan Malaysia Sempat Ditunda Berangkat
TRIBUNBATAM.id/THOM LIMAHEKIN
Sebuah kapal sedang berlayar meninggalkan pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang saat ombak di sekitar pelabuhan berbuih, Kamis (3/1/2019). Pelayaran kapal feri kembali tertunda akibat cuaca buruk. Foto ilustrasi. 

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Gelombang tinggi, dan angin kencang membuat kapal dari Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang menuju Malaysia ditunda sementara waktu.

Hal ini disampaikan Kasi Keselamatan dan Pelayaran Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Imran.

"Kemarin kami lakukan penundaan pelayaran menuju Malaysia, mengingat faktor cuaca yang tidak bersahabat," ujarnya, Senin (6/1/2020).

Untuk pantauan hari ini, cuaca dan gelombang menurutnya masih layak untuk berlayar.

"Kalau sampai saat ini belum ada yang kita tunda pelayaran," ucapnya kembali.

Pihaknya memberi tanggapan ketika ditanya soal arus balik penumpang dalam Natal dan Tahun baru.

Meski tidak secara detail, menurutnya ada penurunan jumlah penumpang di tahun 2020 ini.

"Kalau pantauan kami, ada penurunan penumpang awal 2020 ini. Untuk data akan kami sampaikan pada 8 Januari 2020 mendatang, sekaligus penutupan posko Natal dan tahun baru," ucapnya.

Penundaan keberangkatan kapal bukan yang pertama di Pelabuhan Sri Bintan Pura, Tanjungpinang

Pelayaran tujuan Tanjungpinang-Singapura terpaksa ditunda keberangkatannya sekitar satu jam, hingga kondisi cuaca di laut memungkinkan untuk melakukan pelayaran. 

"Dua hari kemarin kejadiannya. Dalam memberikan izin agar kapal berlayar, kami juga melihat kondisi di lapangan. Bila tidak memungkinkan, kami tunda keberangkatannya untuk sementara waktu,"  ujar Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang melalui Kasi Keselamatan dan Pelayaran, Imran Jumat (6/12/2019).  

Uji petik bertujuan untuk memastikan keamanan bagi penumpang yang menggunaka jasa transportasi laut. 

Imran juga mengimbau kepada operator kapal agar selalu memantau informasi cuaca. 

Tidak hanya itu, pihaknya juga meminta agar operator melengkapi armadanya dengan perlengkapan keselamatan untuk para penumpang. 

"Uji petik sudah kami laksanakan beberapa hari lalu. Kami juga mengimbau kepada operator kapal untuk tidak memaksakan berlayar ketika dalam perjalanan cuaca berubah menjadi buruk. Lebih baik untuk kembali kepelabuhan lagi, menunggu sampai cuaca kembali normal," ujarnya.(Tribunbatam.id/Endrakaputra)

Penulis: Endra Kaputra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved